Genjot Pasar Kopi Tubruk Sachet, Top Coffee Hadirkan Varian Baru



KONTAN.CO.ID - Jadi nomor dua di segmen kopi tubruk, Top Coffee terus genjot penjualan dengan meluncurkan varian lainnya yakni Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk. 

Dari data lembaga Nielsen hingga Juni 2023, pasar kopi sachet dikuasai kategori kopi tubruk alias R&G category. Adapun persentasenya sebesar 57%. Sementara sisanya berasal dari kopi sachet instan. 

Hal ini yang mendorong Wings Food lewat Top Coffee untuk terus berinovasi guna memanfaatkan permintaan yang besar dari pasar kopi tubruk. Salah satunya Top Coffee menghadirkan Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk. 


Menurut cerita Fransisca Vania Harista, selaku Brand Manager TOP Coffee ide membuat Top Coffee Susu Gula Aren Tubruk adalah hasil refleksi keberhasilan produk Top Coffee Susu Gula Aren instan yang sebelumnya sudah diluncurkan di 2020. Produknya itu bisa dibilang pertama yang menggunakan susu gula aren dan cukup diminati pasar. Baru setelahnya bermunculan kopi gula aren lainnya.

Baca Juga: Waspada, Ini 5 Bahaya Minum Kopi Susu Berlebihan Setiap Hari

Vania mengatakan di pasar kopi tubruk ini, Top Coffee bisa dibilang punya posisi yang bagus di tengah permintaan masyarakat. "Kalau Top Coffee di kopi tubruknya kami nomor dua ya bisa dibilang dari 57% itu. Kalau untuk kopi instannya sekitar nomor tiga ya. Makanya kami terus berinovasi," kata Vania pada KONTAN saat diwawancarai usai acara peluncuran Top Coffee Gula Aren Tubruk di Sarinah, Jakarta pada Minggu (17/9). 

Tak bisa dipungkiri bahwa dengan pasar yang terbilang luas, kompetisinya juga cukup ketat. Namun, Top Coffee selalu menjunjung tinggi tagline yaitu Kopinya Orang Indonesia sehingga terus berinovasi untuk menghadirkan produk-produk baru. 

Menurut Zikri Mubarak, selaku Barista Profesional mengatakan bahwa selain kopi tubruk yang masih menjadi tren, kepopuleran kopi susu gula aren juga menjadi kunci utama dalam peluncuran varian baru Top Coffee ini. Seperti diketahui, kopi susu gula aren masih menjadi pilihan kopi favorit di kalangan penikmat kopi di Indonesia. 

Baca Juga: Perluas Pangsa Pasar, Jiwa Group Tawarkan Kopi Sejuta Jiwa

Zikri mengatakan sebenarnya kopi susu gula aren sendiri sudah ada sejak lama, tapi jadi semakin dikenal kira-kira sejak tahun 2014 lalu. Yang membedakan dengan minuman viral lainnya adalah ketika minuman yang mengandung unsur gula aren mudah redup dalam waktu beberapa bulan saja, kopi susu dengan gula aren justru semakin dikenal. 

"Peminatnya pun masih sangat tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga orang tua. Tren usahanya juga meningkat di berbagai daerah, tak hanya di kota-kota besar saja, penjual kopi susu gula aren saat ini sudah ada di pelosok-pelosok. Bahkan, sangat mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal kita,” terang Zikri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Francisca bertha