Genjot pasar premium, Yahoo bermitra dengan CNBC



NEW YORK. Dua raksasa dunia informasi, Yahoo Inc dan CNBC resmi membentuk kemitraan untuk berbagi konten. Keduanya mengumumkan kabar baik tersebut Rabu (13/6).

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, CNBC akan membagi sejumlah berita dan video yang akan tampil di halaman Yahoo Finance. Keduanya juga sama-sama membuat video asli yang nantinya bisa dinikmati di Yahoo, CNBC.com, perangkat mobil dan akan dipromosikan lewat jaringan kabel.

"Kemitraan ini menjadi kunci utama bagi Yahoo untuk masuk ke jaringan premium media," Robertson Barrett, vice president of news and finance Yahoo.


Yahoo Finance mengklaim menjadi salah satu tujuan informasi bisnis yang paling dikunjungi. Sedangkan CNBC sangat dominan di saluran kabel untuk berita bisnis.

Sebelumnya, di bidang hiburan, Yahoo juga menggandeng ABC News milik Walt Disney Co. Keduanya tak hanya bekerja di bidang entertainment, tapi juga menghasilkan proyek jurnalisme. Seperti diketahui, Yahoo sangat berambisi menjadi tujuan utama bagi para pelanggan yang ingin mencari berita dan hiburan.

Aliansi Yahoo dan CNBC diyakini akan menarik pengiklan yang mau membayar dengan harga premium. Menurut data comScore, keduanya memiliki pelanggan online hingga 40 juta orang.

"Kami memiliki audiences dengan kualitas yang sangat tinggi dan konten yang besar," ungkap Kevin Krim, general manager dari CNBC Digital.

Yahoo dan CNBC mengatakan akan tetap mempertahankan hubungan mereka dengan perusahaan media lainnya. Yahoo, misalnya, sudah memiliki kemitraan dengan Reuters, Associated Press dan Dow Jones.