Genjot Produksi, Begini Rencana Bisnis MD Pictures (FILM) di Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten media hiburan dan rumah produksi PT MD Pictures Tbk (FILM) mencoba produktif mengeluarkan serial dan film selama masa pandemi Covid-19.

Chief Marketing Officer FILM Astrid Suryatenggara mengatakan, pihaknya bertahan di tengah pandemi dengan fokus menghasilkan produksi yang berkualitas untuk tayang di berbagai platform, baik di bioskop maupun platform over the top (OTT). 

"Selama pandemi ini, FILM tidak hanya bertahan namun bertumbuh pesat melalui revolusi digital," ujar Astrid kepada Kontan.co.id, Kamis (27/1).


Ia melanjutkan, FILM baru saja menayangkan film Makmum 2 pada tanggal 30 Desember 2021 dan per tanggal 26 Januari 2022. Menurut catatannya, film tersebut sudah ditonton lebih dari 1,65 juta penonton.

Tahun ini, FILM sudah siap merilis film Kukira Kau Rumah, KKN Di Desa Penari, dan beberapa judul lain. Diantaranya Ivanna yang merupakan bagian dari Danur Universe, serta Mendarat Darurat yang dibintangi Reza Rahadian dan Luna Maya.

Baca Juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Begini Respon MD Pictures (FILM)

Astrid mengatakan, di luar dari film-film tersebut, dalam waktu yang bersamaan, FILM juga sudah masuk ke dalam proses persiapan produksi beberapa judul film layar lebar.

"Untuk serial, setelah menutup tahun 2021 dengan kesuksesan Layangan Putus, kami telah siap meluncurkan beberapa serial yang akan tayang di WeTV Indonesia dan Disney+Hotstar Indonesia," ujar Astrid.

Mengenai belanja modal (capex), FILM masih enggan membeberkan besaran angkanya tahun ini. Namun, capex pada tahun ini dipastikan akan dialokasikan sesuai dengan banyaknya produksi series digital dan juga film bioskop.

Namun, FILM tidak membeberkan target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun ini.

Hingga kuartal III tahun 2021 lalu performa bisnis FILM tetap positif di masa pandemi dengan perolehan pada platform digital meningkat sebesar 279%. FILM optimistis pendapatan akan bertumbuh melalui banyaknya konten series dan film yang akan diproduksi.

Astrid melanjutkan, selama pandemi, FILM juga harus menyiasati bagaimana produksi dapat berjalan lancar walau ada di tengah pandemi. Dengan protokol kesehatan yang ketat dan kerjasama yang baik di tengah produksi, FILM terbukti sangat produktif di tengah pandemi.

Menurut Astrid, FILM tidak tinggal diam dan bahkan melakukan ekspansi kreasi serta mengembangkan sayap dalam bentuk produksi film seri yang akan ditayangkan di platform OTT.

"FILM melihat adanya peluang besar di masa pandemi sehingga FILM bergerak cepat untuk membangun ekosistem yang terstruktur dan efisien untuk menghasilkan berbagai macam produksi film yang dapat ditayangkan di Bioskop dan juga di platform OTT," imbuh Astrid.

Baca Juga: Bisnis Industri Perfilman Indonesia Dinilai Bakal Pulih pada 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat