KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan) mengembangkan 250 desa organik dengan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Ini bertujuan untuk menggenjot produksi komoditas yang memiliki daya saing yang tinggi. Direktur Perlindungan Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Sriwijayanti Yusuf mengatakan, lima desa organik di antaranya dialokasikan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah, Trie Iriany Lamakampali mengatakan, terdapat tujuh kabupaten di Provinsi Sulteng yang mengembangkan pertanian organik yaitu Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Tojo Unauna, Banggai, Poso dan Kota Palu.
Genjot produksi komoditas, pemerintah kembangkan 250 desa organik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan) mengembangkan 250 desa organik dengan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Ini bertujuan untuk menggenjot produksi komoditas yang memiliki daya saing yang tinggi. Direktur Perlindungan Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Sriwijayanti Yusuf mengatakan, lima desa organik di antaranya dialokasikan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah, Trie Iriany Lamakampali mengatakan, terdapat tujuh kabupaten di Provinsi Sulteng yang mengembangkan pertanian organik yaitu Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Tojo Unauna, Banggai, Poso dan Kota Palu.