KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian geopolitik global kembali menekan ketahanan energi berbagai negara, termasuk Indonesia. Disrupsi rantai pasok hingga persaingan global dalam menarik investasi energi memaksa pemerintah dan pelaku industri memperkuat kolaborasi demi menjaga pasokan energi nasional. Isu ini menjadi sorotan dalam forum Leadership Roundtable Talk (LRT) yang menjadi bagian dari gelaran Indonesian Petroleum Association Convex (IPA Convex) ke-50. Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan pakar hulu migas untuk merumuskan strategi menjaga ketahanan energi di tengah dinamika global. Dalam forum tersebut, ketahanan energi dinilai semakin berkaitan erat dengan aspek pendanaan. Negara dituntut melakukan diversifikasi sumber pasokan serta memperkuat kerja sama regional lintas sektor untuk meningkatkan resiliensi energi.
Geopolitik Global Kian Memanas, Ketahanan Energi Indonesia Diuji
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian geopolitik global kembali menekan ketahanan energi berbagai negara, termasuk Indonesia. Disrupsi rantai pasok hingga persaingan global dalam menarik investasi energi memaksa pemerintah dan pelaku industri memperkuat kolaborasi demi menjaga pasokan energi nasional. Isu ini menjadi sorotan dalam forum Leadership Roundtable Talk (LRT) yang menjadi bagian dari gelaran Indonesian Petroleum Association Convex (IPA Convex) ke-50. Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan pakar hulu migas untuk merumuskan strategi menjaga ketahanan energi di tengah dinamika global. Dalam forum tersebut, ketahanan energi dinilai semakin berkaitan erat dengan aspek pendanaan. Negara dituntut melakukan diversifikasi sumber pasokan serta memperkuat kerja sama regional lintas sektor untuk meningkatkan resiliensi energi.
TAG: