Geoprima Solusi (GPSO) Bidik Bisnis Manufaktur, Andalkan Sinergi Tjokro Group



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengarahkan transformasi bisnis ke sektor komponen mekanikal, permesinan, dan solusi manufaktur terpadu setelah entitas Grup Tjokro, PT PIMSF Pulogadung mengambil kendali GPSO. 

Transformasi tersebut menyusul pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement pada Juli 2026.

Adapun konsolidasi kinerja keuangan mulai masuk pembukuan September 2026.


Direktur Utama Geoprima Solusi Dionysius Tjokro menjelaskan aksi korporasi tersebut menjadi fondasi untuk mempercepat ekspansi bisnis perusahaan.

Baca Juga: Usai Diakuisisi Tjokro Group, Geoprima Solusi (GPSO) Bidik Pasar Filipina

GPSO kini berupaya memperluas peran dari penyedia alat survei menjadi penyedia solusi mekanikal terpadu.

“Keberhasilan private placement dan konsolidasi yang masuk pada buku September 2026 adalah momentum penting untuk mempercepat langkah ekspansi GPSO sebagai penyedia solusi mekanikal terpadu,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/10).

Melalui sinergi dengan entitas Tjokro Group, kata Dionysius, GPSO memperkuat kapabilitas di bidang machining dan casting.

Kedua bidang tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri otomotif serta sektor industri berat.

Adapun Tjokro Group memiliki pengalaman lebih dari 57 tahun di industri, yang menurut manajemen dapat menjadi modal untuk memperkuat kemampuan GPSO dalam memenuhi kebutuhan manufaktur dari sektor hulu hingga hilir.

Baca Juga: Punya Pengendali Baru, Geoprima Solusi (GPSO) Pasang Target Ambius di 2026

Dionysius optimistis integrasi aset dan bisnis tersebut dapat memperkuat kinerja fundamental GPSO.

Menurutnya, struktur permodalan yang semakin solid membuka peluang untuk menangkap pertumbuhan industri manufaktur nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News