KONTAN.CO.ID - BENGALURU. Mantan pesepak bola Spanyol Gerard Pique mulai memperluas kiprahnya di dunia olahraga dengan menjadi pemegang saham strategis salah satu waralaba Global Chess League (GCL). Langkah tersebut menunjukkan semakin besarnya daya tarik komersial olahraga catur di tengah ekspansi liga waralaba, konten digital, sponsorship, dan platform streaming. Pique, yang merupakan juara Piala Dunia bersama Spanyol sekaligus pendiri perusahaan olahraga dan media Kosmos, diumumkan sebagai pemegang saham terbaru waralaba Fyers American Gambits dalam konferensi pers di Bengaluru, India, Senin (17/8/2026).
"Catur telah lama memikat saya karena kedalamannya, daya tariknya yang bersifat global, serta kekuatan mental luar biasa yang dituntutnya," kata mantan pemain Barcelona tersebut dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Kepala Ekonom Bank Rusia Dipecat: Sebut Rusia Kalah dari Barat, China Hingga Ukraina Investasi Pique datang ketika industri catur tengah berupaya mengubah citra olahraga tersebut dari permainan papan tradisional menjadi produk olahraga global. Upaya itu dilakukan melalui pengembangan liga berbasis waralaba, produksi konten digital, sponsorship, serta distribusi pertandingan melalui platform streaming.
Sejumlah atlet masuk ke bisnis catur
Pique bukan satu-satunya atlet ternama yang melihat peluang di industri catur. Mantan pemain kriket India Ravichandran Ashwin juga tercatat sebagai pemegang saham American Gambits. Sementara itu, juara Olimpiade ski lintas alam asal Norwegia Johannes Hoesflot Klaebo dan penyerang Manchester City Erling Haaland juga berinvestasi pada tahun ini di Norway Chess dan Total Chess World Championship yang didukung oleh Federasi Catur Internasional (FIDE). Investor asal Norwegia Morten Borge, yang turut membantu membawa Haaland ke proyek tersebut, melihat adanya kesamaan antara catur dan sepak bola. "Ada begitu banyak kesamaan yang menarik. Meskipun di lapangan Erling terlihat seperti monster fisik, sepak bola di level tertinggi juga berkaitan dengan persiapan, strategi, pengaturan waktu, dan memahami momen-momen menentukan. Dalam hal itu, ada kesamaan dengan catur," ujar Borge kepada Reuters. Menurut Borge, Haaland tertarik pada catur karena permainan tersebut menekankan kemampuan berpikir strategis dan disiplin mental yang dibutuhkan untuk tampil di bawah tekanan.
Baca Juga: Rodri Dikabarkan Segera Tinggalkan Manchester City, Barcelona Siapkan US$88,47 Juta Catur dinilai membantu kemampuan atlet
Keterlibatan pesepak bola dan atlet dari berbagai cabang olahraga dalam catur juga mencerminkan tren yang lebih luas. Catur semakin dipandang sebagai sarana untuk mengasah konsentrasi, pengambilan keputusan, serta kemampuan mengenali pola. Mantan manajer Manchester City Pep Guardiola juga beberapa kali menggunakan catur dan strategi sebagai referensi ketika membahas sepak bola. Sejumlah atlet lainnya secara terbuka mengungkapkan penggunaan catur sebagai bagian dari latihan mental. Mereka antara lain mantan penyerang Liverpool Mohamed Salah serta legenda tenis Boris Becker dan Novak Djokovic. Di sisi lain, investor mulai melihat peluang komersial yang lebih besar dari industri catur seiring meningkatnya popularitas olahraga tersebut.
Global Chess League dorong komersialisasi catur
Global Chess League yang didukung perusahaan teknologi India Tech Mahindra dan FIDE berupaya memperluas daya tarik catur melalui format pertandingan yang lebih singkat dan dirancang untuk menjangkau penonton televisi maupun audiens digital.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Isyaratkan 2026 Jadi Tahun Terakhirnya sebagai Pesepak Bola Model tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan catur sebagai produk hiburan olahraga yang dapat menjangkau pasar lebih luas, termasuk melalui model waralaba dan keterlibatan investor dari kalangan atlet serta pelaku bisnis. Borge menilai perkembangan tersebut mengikuti pola yang sebelumnya terjadi pada sejumlah cabang olahraga yang memiliki basis penggemar lebih terbatas, tetapi kemudian berhasil berkembang menjadi industri hiburan olahraga yang lebih besar. "Ketika Anda dapat mengomersialkan olahraga yang memiliki ceruk pasar seperti darts, sementara hampir satu miliar orang di seluruh dunia bermain catur, peluangnya jelas terlihat," kata Borge. Fyers American Gambits akan tampil dalam edisi keempat Global Chess League yang digelar di Bengaluru pada September 2026. Kehadiran Pique sebagai investor menambah daftar figur olahraga papan atas yang melihat potensi catur bukan hanya sebagai permainan strategi, tetapi juga sebagai bisnis olahraga dan hiburan global.