KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pelemahan nilai tukar mata uang Asia turut terasa pada won Korea Selatan (Korsel). Selain karena penguatan nilai tukar dolar Amerika Sreikat (AS) yang menjadi safe haven, pelemahan won juga disebabkan oleh dana lokal ke luar negeri. Dana pensiun nasional Korsel, National Pension Service (NPS), dana pensiun nasional terbesar ketiga dunia, getol berinvestasi di saham dan obligasi di luar negeri. Tak tanggung-tanggung, data Bank of Korea menunjukkan pembelian NPS pada obligasi dan saham di luar Korsel mencapai US$ 10 miliar pada lima bulan pertama tahun ini. Investasi ke luar negeri tersebut berarti NPS menukar won ke mata uang asing yang bisa berkontribusi pada pelemahan kurs won terhadap dolar AS. Aksi jual won oleh lembaga keuangan domestik ini terjadi di tengah defisit perdagangan Negeri Ginseng yang mencapai US$ 10,36 miliar dan penarikan dana oleh investor asing hingga US$ 12,53 miliar dari pasar modal Korsel hingga Juni.
Getol Berinvestasi di Luar Negeri, Dana Pensiun Korsel Turut Menekan Kurs Won
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pelemahan nilai tukar mata uang Asia turut terasa pada won Korea Selatan (Korsel). Selain karena penguatan nilai tukar dolar Amerika Sreikat (AS) yang menjadi safe haven, pelemahan won juga disebabkan oleh dana lokal ke luar negeri. Dana pensiun nasional Korsel, National Pension Service (NPS), dana pensiun nasional terbesar ketiga dunia, getol berinvestasi di saham dan obligasi di luar negeri. Tak tanggung-tanggung, data Bank of Korea menunjukkan pembelian NPS pada obligasi dan saham di luar Korsel mencapai US$ 10 miliar pada lima bulan pertama tahun ini. Investasi ke luar negeri tersebut berarti NPS menukar won ke mata uang asing yang bisa berkontribusi pada pelemahan kurs won terhadap dolar AS. Aksi jual won oleh lembaga keuangan domestik ini terjadi di tengah defisit perdagangan Negeri Ginseng yang mencapai US$ 10,36 miliar dan penarikan dana oleh investor asing hingga US$ 12,53 miliar dari pasar modal Korsel hingga Juni.