GIAA gunakan laba bersih 2010 untuk kurangi saldo rugi akumulatif



JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memutuskan memperpanjang masa jabatan Emirsyah Satar sebagai Direktur Utama GIAA dan Agus Priyanto sebagai Direktur Niaga GIAA. Dengan penetapan tersebut, maka tidak ada perubahan manajemen dalam perseroan kecuali perubahan Komisaris Independen. Adi Rahman Adiwoso pada RUPST, Jumat (29/4) ditetapkan sebagai Komisaris Independen Perseroan. "RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih 2010 yang sebesar Rp 515,5 miliar untuk mengurangi saldo rugi tahun-tahun buku sebelumnya. Kami masih memiliki kerugian akumulatif sehingga belum bisa bagikan dividen tahun ini," kata Emirsyah usai RUPST. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, GIAA masih memiliki kerugian akumulatif sebesar Rp 6,8 triliun. Untuk mengurangi hal tersebut, perseroan berencana melakukan kuasi reorganisasi. Direktur Keuangan GIAA Elisa Lumbantoruan mengatakan kuasi reorganisasi bakal dilakukan tahun ini. Dengan demikian, jika tahun ini GIAA memperoleh laba, maka dividen bisa dibagikan tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie