KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah agen pemegang merek (APM) memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum memperkenalkan model baru untuk mendongkrak penjualan kendaraan di tengah pasar otomotif yang masih menghadapi berbagai tantangan. Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto mengatakan, hingga saat ini para APM belum menyampaikan secara resmi model-model baru yang akan diluncurkan selama pameran berlangsung. "Para APM belum menginformasikan ke Gaikindo mobil baru apa saja yang akan diluncurkan," ujar Jongkie kepada Kontan, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: GAPKI: Mandatori Biodiesel Perlu Seimbang dengan Produksi Sawit dan Skema Pembiayaan Meski demikian, ia berharap penyelenggaraan GIIAS dapat menjadi katalis bagi penjualan otomotif pada semester II-2026. Menurutnya, perbaikan pertumbuhan ekonomi akan menjadi faktor penting dalam mendorong permintaan kendaraan. "Memang berat, tetapi kami berharap sisa tahun 2026 pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan meningkat," katanya. Salah satu peserta yang telah memastikan peluncuran produk baru adalah PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). Chief Operating Officer HMID Fransiscus Soerjopranoto mengatakan Hyundai akan memperkenalkan mobil premium terbaru di segmen SUV dan MPV pada GIIAS 2026. Selain itu, Hyundai juga akan menampilkan 7-seater SUV EV Prototype serta IONIQ 3 sebagai
special display yang merepresentasikan arah pengembangan mobilitas Hyundai pada masa depan. Fransiscus menilai prospek pasar otomotif hingga akhir 2026 masih terbuka meski industri dibayangi tantangan berupa pelemahan nilai tukar rupiah, tingginya suku bunga, dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. "Kami melihat peluang penjualan mobil pada 2026 tetap terbuka. Dengan kebutuhan mobilitas yang tetap tinggi serta hadirnya berbagai produk baru yang sesuai kebutuhan konsumen, kami optimistis pasar otomotif Indonesia dapat terus bertumbuh," ujarnya kepada Kontan, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: BPDP Salurkan Rp 17 Triliun Insentif Biodiesel hingga Juni 2026 Sementara itu, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga akan memanfaatkan GIIAS 2026 untuk memperkenalkan Honda Super-ONE sebagai langkah awal mengenalkan konsep elektrifikasi Honda kepada konsumen Indonesia.
Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy mengatakan Honda juga akan menghadirkan sejumlah pembaruan pada lini produknya, disertai berbagai program penjualan yang disiapkan selama pameran. Menurut Yusak, pasar otomotif pada 2026 masih menghadapi tekanan dari pelemahan rupiah, tingginya suku bunga, serta daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Honda akan fokus menjaga permintaan melalui produk yang sesuai kebutuhan konsumen, program kepemilikan yang kompetitif, serta dukungan jaringan dealer dan layanan purnajual. "Kami akan fokus menjaga permintaan melalui produk yang relevan, program kepemilikan yang kompetitif, serta dukungan jaringan dealer dan layanan purnajual," kata Yusak kepada Kontan, Senin (27/7/2026). Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News