KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menjelaskan bahwa kenaikan harga avtur dan fuel surcharge sangat berdampak kepada industri pariwisata, khususnya untuk perhotelan. Diketahui, harga bahan bakar avtur mengalami kenaikan signifikan usai adanya konflik geopolitik. Kekinian, dengan adanya kenaikan harga bahan bakar avtur tersebut, juga menyebabkan adanya kebijakan kenaikan fuel surcharge tiket pesawat hingga maksimal 50% dari tarif batas atas menjadi langkah sulit dihindari. Ketua Umum GIPI, Haryadi Sukamdani menjelaskan bahwa kondisi seperti ini berdampak signifikan terhadap industri perhotelan. Bahkan, okupansi hotel diprediksi mengalami penurunan 10-20% usai terdampak kenaikan avtur dan fuel surcharge.
GIPI: Okupansi Hotel Diprediksi Turun 20% usai Harga Fuel Surcharge Melonjak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menjelaskan bahwa kenaikan harga avtur dan fuel surcharge sangat berdampak kepada industri pariwisata, khususnya untuk perhotelan. Diketahui, harga bahan bakar avtur mengalami kenaikan signifikan usai adanya konflik geopolitik. Kekinian, dengan adanya kenaikan harga bahan bakar avtur tersebut, juga menyebabkan adanya kebijakan kenaikan fuel surcharge tiket pesawat hingga maksimal 50% dari tarif batas atas menjadi langkah sulit dihindari. Ketua Umum GIPI, Haryadi Sukamdani menjelaskan bahwa kondisi seperti ini berdampak signifikan terhadap industri perhotelan. Bahkan, okupansi hotel diprediksi mengalami penurunan 10-20% usai terdampak kenaikan avtur dan fuel surcharge.