Gitaris Queen kesal lagunya dipakai kampanye



JAKARTA. Pada akun Twitter miliknya, Brian May (66), gitaris Queen, band rock legendaris dari Inggris, menyatakan bahwa lagu "We Will Rock You" telah digarap menjadi lagu untuk video kampanye Prabowo-Hatta: We Will Rock You tanpa izin darinya. "Yes "@ShafiqPontoh: "@DanielZiv: Ahmad Dhani skinhead imagery http://youtu.be/tpbqIuY8nVo" of course this is completely unauthorised by us. Bri," tulis May pada Rabu (26/5/2014) waktu Indonesia. Itu merupakan jawaban May atas kicauan sutradara film Jalanan, DanielZiv (@DanielZiv), serta pegiat komunitas-komunitas Ayah ASI, Indonesia Berkebun, dan Indonesia Berkibar, Shafiq Pontoh (@ShafiqPontoh). Dalam kicauan itu, mereka me-mention May dan menyebut link video Prabowo-Hatta: We Will Rock You. "Cc @drbrianmay @DanielZiv: In Prabowo song, Ahmad Dhani&friends bring Nazi skinhead imagery to Indonesian politics. http://t.co/91Zq5K8uI1," tulis @ShafiqPontoh, Rabu (25/6/2014). Lagu "We Will Rock You" diciptakan oleh May dan dibawakan oleh Queen dalam album News of the World, yang dirilis pada 1977. Untuk video kampanye calon presiden dan calon wakil presiden bernomor urut 1 itu, lirik lagu tersebut diubah menjadi lirik bertema kampanye dan berbahasa Indonesia. Lagu itu digarap menjadi lagu kampanye oleh Dhani serta dinyanyikan oleh Dhani bersama tiga finalis Indonesian Idol 2014, yaitu Nowela, Husein, dan Virzha. (Irfan Maullana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan