Global Sukses Solusi menggelar IPO, simak penggunaan dananya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia akan kedatangan penghuni baru. Perusahaan teknologi PT Global Sukses Solusi Tbk tengah melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). 

Global Sukses Solusi menawarkan sebanyak-banyaknya 196,8 juta saham atau setara 20,01%  dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawarannya sekitar Rp 230-Rp 254 per saham. Dus, Global Sukses Solusi berpotensi mengantongi dana segar hingga Rp 49,98 miliar.

Mayoritas dana akan digunakan sebagai modal kerja, yakni pembiayaan proyek baru, biaya overhead, dan operasional. Dana yang dialokasikan untuk keperluan itu mencapai 74% dari total perolehan IPO. 


Sementara itu, sekitar 11% dari dana yang dihimpun dimanfaatkan untuk market acquisition and expansion. Adapun 10% dari dana untuk riset dan pengembangan. 

Di sisi lain, 5% dari dana IPO digunakan untuk belanja modal yang meliputi alat kerja dan prasarana. Misalnya, komputer, server, router server, switchhub manageable, server rak 20U, firewall Fortinet, dan kendaraan operasional.

Baca Juga: Global Sukses Solusi incar Rp 49,98 miliar lewat IPO, ini jadwalnya

Direktur Utama PT Global Sukses Solusi Tbk Sony Rachmadi Purnomo menjelaskan pihaknya melakukan IPO untuk menjaga momentum pertumbuhan yang sudah dibukukan selama dua hingga tiga tahun terakhir, supaya lebih sustain. 

"Untuk itulah RUN System sebagai startup digital ingin berkembang lebih besar dan dari sisi compliance dan GCG-nya  juga bisa lebih terjaga," ungkap Sony dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (20/8).

Selain itu, IPO dapat mendorong eksposur perusahaan dan confidence level sehingga lebih bisa bersaing di pasar regional. Hal ini perlu, mengingat kebutuhan penyedia solusi software Enterprise Resource Planning (ERP) di Indonesia sebagian besar dipenuhi oleh pemain global. 

Sekadar informasi, Global Sukses Solusi adalah perusahaan yang bergerak di bidang software platform enterprise yang merupakan penyedia solusi software ERP terintegrasi, dari proses bisnis hulu ke hilir untuk segala bisnis dari skala menengah hingga besar. 

Perusahaan ini memiliki empat jenis produk yaitu Run System yang merupakan ERP software, Run Market yaitu enterprise internediary platform, Run iProbe (HR enterprise solution system), dan iKas yaitu point of sales platform.

Ke depan, manajemen meyakini bisnis perusahaan tetap memiliki prospek berkembang yang besar. Mengingat Indonesia sedang gencar membangun infrastruktur untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Saat ini, pemerintah menetapkan Indonesia memasuki babakan baru, era revolusi 4.0. Hal ini mendorong pemanfaatan  teknologi informasi dalam seluruh rantai nilai industri. Sehingga, melahirkan model bisnis yang baru dengan basis digital guna mencapai efisiensi yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini, Sony merasakan digitalisasi dalam dunia usaha menjadi sangat diperlukan. 

Baca Juga: Begini rencana penggunaan dana IPO GTS Internasional

Melihat peluang yang masih besar, Direktur Global Sukses Solusi Nizar mengungkapkan, kinerja keuangan perusahaan ke depan masih akan tumbuh. Hingga akhir tahun 2021, pihaknya membidik pendapatan perusahaan bisa menyentuh tiga digit. 

" Akan triple digit di atas Rp 100 miliar," jelas Nizar.

Sekadar informasi, hingga Mei 2021, Global Sukses Solusi membukukan pendapatan usaha hingga Rp 176,19 juta. Manajemen tetap optimis pendapatan tiga digit akan tercapai karena secara historis, pendapatan perusahaan baru akan dicatatkan di semeter II. 

Di sisi lain, perusahaan yang berbasis di Yogyakarta itu tengah dalam proses mengantongi kontrak yang lumayan dari pengguna eksisting maupun pipe line calon pengguna. Kinerja juga akan ditopang upaya perusahaan menambah distribution partner. 

Selanjutnya: Jasa Marga dan Telkom bakal digandeng Roatex dalam sistem pembayaran tol MLFF

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News