GMF Aero Asia tak ingin terus menyusu pada Garuda



KONTAN.CO.ID - TANGERANG. PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) ke depan tidak akan terus mengandalkan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Asal tahu saja, sepanjang tahun lalu, Garuda menjadi klien terbesar GMF. Pendapatan dari induknya ini menyumbang US$ 236 juta atau 53% pendapatan GMF.

Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMFI menyampaikan bahwa saat ini memang Garuda menjadi klien terbesar. Tapi, ke depannya, perusahaan tidak akan bergantung pada order dari Garuda seiring dengan peningkatan pendapatan perusahaan.


"Itu tahun demi tahun, karena revenue kami makin naik. Nanti porsi (order) dari Garuda akan menurun," ujarnya di Tangerang, Selasa (6/3).

Namun dirinya mengatakan, penurunan tersebut bukan disebabkan order yang turun tetapi semakin meningkatnya pendapatan perusahaan. Kontribusi maskapai lain juga akan berkontribusi positif ke depannya.

Sepanjang tahun lalu, Sriwijaya Air menjadi kontributor terbesar kedua setelah Garuda Indonesia. Sriwijaya berkontribusi sebesar US$ 62 juta atau setara 14% dari total pendapatan GMFI pada tahun lalu.

"Porsi Garuda bukan nilainya ya, kalau nilainya dari tahun ke tahun akan bertambah karena pesawatnya memang bertambah. Tetapi porsi revenue karena ini pendapatan kami naik terus jadi persentase (Garuda) akan menurun," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News