Gojek gelar kompetisi film  Go-Video



JAKARTA. PT Go-Jek Indonesia menggelar kompetisi pembuatan film Go-Video Competition 2016. Sejumlah insan perfilman Indonesia didapuk menjadi juri kegiatan ini. Enam juri yang siap mengkurasi Go-Video Competition 2016 adalah Produser Film Joko Anwar, Produser Robin Moran, Sutradara dan Produser Mira Lesmana, Creative Director Keenan Pearce, Fotografer dan Desainer Grafis Ernanda Putra, dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim. "Kami ingin mendukung kreativitas fans-fans kami. Ini adalah generasi kreatif. Bukan lagi generasi yang melihat segala sesuatu dari sisi moneter. Apa yang dinilai orang adalah kreativitas. That's the most valuable," kata Nadiem dalam konferensi pers Go-Video di sebuah restoran di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (21/1). Tema video adalah "Indonesia Pilih GoJek. "Tidak perlu nasionalis sekali. Yang penting menceritakan bagaimana GoJek memberi manfaat bagi masyarakat dan kita sebagai individu," kata Nadiem. Tema video adalah "Indonesia pilih Gojek". Kompetisi ini terbuka untuk umum. Durasi video minimum 2 menit dan maksimum 10 menit. Peserta dapat mengunggah video di YouTube. Kemudian, tautan video tersebut diunggah ke microsite Gojek.com/govideo. Video dapat dikirim paling lambat 31 Maret 2016. Hadiah yang ditawarkan tak tanggung-tanggung. Rp 250 juta untuk Best Short Video, Rp 50 juta untuk Best Director, dan Rp 50 juta untuk Best Viewers' Choice. Nadiem membeberkan sejumlah kriteria penilaian juri. "Pertama, kami melihat dari sisi teknik, mulai dari teknik visual, akting, dan sinematografi. Kedua, kreativitas. Bagaimana cara bercerita dan seperti apa plotnya," kata dia. Dia menambahkan, "Saya mencari yang bisa membuat saya tertawa atau hampir menangis. Saya ingin setelah melihat video tersebut saya bisa berkomentar, "Wah, ini bisa jadi the next Joko Anwar"." Joko Anwar mengungkapkan, dirinya mencari video dengan storytelling yang kuat. "Saya mencari video dengan karakter dan plot cerita yang menarik," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan