KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menargetkan adjusted EBITDA perusahaan akan menjadi positif pada kuartal keempat 2023. Target adjusted EBITDA yang positif ini lebih cepat lima sampai enam kuartal dari target awal yang dipasang. “Ke depan, panduan kami fokus ke adjusted EBITDA. Progres sejauh ini sudah sangat besar,” kata Andres Soelistyo, Direktur Utama GOTO dalam paparan kepada media, Kamis (16/2). Sementara itu, margin kontribusi grup GOTO ditargetkan akan positif pada kuartal pertama 2023 dari sebelumnya ditargetkan akan positif pada kuartal ketiga 2023. Menurut Andre, target pencapaian profitabilitas ini akan membawa GOTO mencapai arus kas yang positif.
Sepanjang 2022, gross transaction value (GTV) Grup mencapai Rp 613 triliun atau tumbuh 33% secara year-on-year (YoY). Capaian ini sejalan dengan pedoman kinerja yang telah ditetapkan. Pada kuartal keempat sendiri, GTV Grup tumbuh 18% dari kuartal ketiga 2022 mencapai Rp 162 triliun. Baca Juga: Cerestar Indonesia (TRGU) Siapkan Capex Rp 300 Miliar pada 2023, Ini Alokasinya Andre menjabarkan, untuk mencapai kinerja yang positif, pihaknya telah menyiapkan tiga strategi. Pertama, optimalisasi pendapatan dengan memanfaatkan peluang dan mengembangkan bisnis dengan margin yang lebih tinggi. Misalnya, GOTO telah meluncurkan layanan premium seperti Gocar luxe hingga Go-corp.