KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang semester I-2026. Emiten pertambangan batubara ini membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih pada periode tersebut. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dikutip Kontan, Senin (28/9/2026), GEMS mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$1,50 miliar pada semester I-2026, meningkat dibandingkan dengan US$1,14 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, laba periode berjalan GEMS mencapai US$224,34 juta, naik dari US$152,70 juta pada semester I-2025.
Baca Juga: Rupiah Berpotensi Menguji Level Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Data Ekonomi AS Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$219,96 juta, meningkat 45,03% dari US$151,67 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali mencapai US$4,38 juta, dibandingkan dengan US$1,03 juta pada semester I-2025. Dari sisi operasional, laba kotor GEMS tercatat sebesar US$513,22 juta, naik dari US$401,08 juta pada semester I-2025. Laba usaha juga meningkat menjadi US$298,64 juta dari sebelumnya US$199,91 juta. Sementara itu, laba sebelum pajak mencapai US$290,49 juta, meningkat dibandingkan dengan US$199,09 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban pajak bersih tercatat sebesar US$66,15 juta, naik dari US$46,39 juta. Adapun laba bersih per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi US$0,037 per saham dari US$0,026 per saham pada semester I-2025. Di sisi neraca, total aset GEMS per 30 Juni 2026 mencapai US$1,43 miliar, meningkat dibandingkan dengan US$1,20 miliar pada akhir Desember 2025. Aset lancar tercatat sebesar US$810,08 juta, naik dari US$582,04 juta pada akhir 2025. Kenaikan tersebut antara lain didukung oleh kas dan setara kas yang meningkat menjadi US$278,40 juta dari US$112,13 juta. Sementara itu, aset tidak lancar tercatat sebesar US$623,05 juta, sedikit meningkat dari US$614,56 juta pada akhir tahun lalu. Aset tetap mencapai US$118,42 juta, naik dari US$112,72 juta, sedangkan aset pertambangan tercatat sebesar US$281,79 juta dari US$289,79 juta. Dari sisi liabilitas, total liabilitas GEMS per akhir Juni 2026 mencapai US$580,43 juta, naik dari US$488,02 juta pada akhir 2025. Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar US$488,93 juta, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar US$91,50 juta. Adapun total ekuitas meningkat menjadi US$852,71 juta dari US$708,59 juta pada akhir Desember 2025. Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$843,59 juta, sementara kepentingan nonpengendali sebesar US$9,11 juta. Dari sisi arus kas, GEMS mencatatkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar US$261,50 juta pada semester I-2026, meningkat dari US$165,49 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Arus kas dari aktivitas investasi mencatatkan penggunaan sebesar US$13,19 juta, lebih rendah dibandingkan US$16,40 juta pada semester I-2025. Pengeluaran investasi terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar US$11,27 juta.
Sementara itu, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan mencapai US$78,96 juta, turun dibandingkan US$363,08 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pembayaran dividen tercatat sebesar US$80 juta. Dengan demikian, kas dan setara kas GEMS pada akhir Juni 2026 mencapai US$278,40 juta, meningkat dari posisi awal periode sebesar US$112,13 juta.
Baca Juga: DADA Bagikan Dividen Rp2 Miliar, Cek Jadwal Cum Dividennya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News