Golden Energy Mines (GEMS) Kantongi Pinjaman US$42 Juta dari Bank Mandiri



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) melalui anak usahanya, PT Borneo Indobara (BIB), memperoleh fasilitas pinjaman maksimal US$42 juta dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek elektrifikasi di area operasional tambang BIB.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kontan pada Kamis (17/9/2026), GEMS menyampaikan bahwa Bank Mandiri dan BIB telah menandatangani Perjanjian Kredit Nomor WCO.CORP1/1036/TLN/2026.

Perjanjian tersebut dituangkan dalam Akta Nomor 157 tanggal 16 September 2026 di hadapan Hannywati Gunawan, S.H., Notaris di Jakarta.


Fasilitas yang diberikan berupa term loan dengan limit US$42 juta atau setara rupiah. Nilai tersebut maksimal sebesar 80% dari nilai proyek elektrifikasi sesuai dengan tujuan penggunaan dana.

Baca Juga: Kinerja Kuartal I-2026 Menurun, Begini Rekomendasi Saham Golden Energy Mines (GEMS)

Adapun jangka waktu fasilitas pinjaman maksimal lima tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit.

Dana pinjaman akan digunakan untuk membiayai belanja modal atau capital expenditure (capex) dalam pembangunan proyek elektrifikasi di area operasional tambang BIB.

GEMS menyatakan fasilitas pembiayaan tersebut akan mendukung pertumbuhan dan kinerja operasional perseroan. Tambahan fasilitas capex juga dinilai dapat memperkuat kondisi keuangan serta memberikan dampak positif terhadap kelangsungan usaha.

Dari sisi hukum, perseroan menyatakan tidak terdapat dampak dari transaksi tersebut.

BIB sendiri merupakan anak perusahaan tidak langsung GEMS yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Melalui fasilitas dari Bank Mandiri tersebut, BIB memperoleh tambahan sumber pendanaan untuk merealisasikan kebutuhan capex proyek elektrifikasi di area operasionalnya.

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Golden Energy (GEMS) yang Kinerja Turun di Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News