New York. Goldman Sachs Group Inc angkat bicara terhadap tuntutan SEC. Yang terbaru, Goldman menyatakan bahwa kasus penipuan yang dituduhkan berpangkal pada aksi individu, yang pada pekan ini, orang yang bersangkutan sudah dibebas tugaskan. Individu yang dimaksud tak lain yakni Fabrice Tourre, Direktur Eksekutif Goldman berusia 31 tahun. Sementara itu, Juru Bicara Financial Services Authority (FSA) atau regulator keuangan Inggris di London menyatakan Tourre sendiri saat ini sudah dikeluarkan dari FSA. Pengacara Goldman, Greg Palm menyatakan lewat sambungan telepon kepada wartawan bahwa kasus ini akan menjadi sengketa faktual tentang apa yang individu tadi ingat dan apa yang orang lain ingat, tanpa menyebut nama Tourre. "Jika kami memiliki bukti bahwa terdapat individu yang menyesatkan orang, tentu itu tidak termaafkan. Dan kami akan menjadi orang pertama yang mengambil tindakan," imbuh Greg. Ringkasnya, menurut beberapa pengacara yang dihubungi Bloomberg, dengan karakteristik kasus yang melibatkan karyawan tunggal, Goldman Sachs dapat segera mengambil langkah untuk menjauhkan diri dari Tourre dalam kasus tersebut. Tentunya,langkah tadi bisa mengurangi publisitas yang buruk terhadap Goldman dan memudahkan perusahaan untuk penyelesaian kasus. Senada, Onnig Dombalagian, profesor Tulane University Law School di New Orleans sekaligus mantan pengacara SEC mengatakan, Goldman ingin memisahkan diri dari Tourre lantaran khawatir bila ternyata Tourre melibatkan karyawan Goldman lain yang lebih senior. Tapi, Dombalagian menambahkan, Goldman tak bisa melepas tanggung jawab begitu saja jika nanti ternyata Tourre mengungkap bahwa Goldman tahu persis apa yang ia lakukan. Byron Georgiou, anggota dari komisi AS yang menyelidiki krisis keuangan melontarkan keraguannya bahwa Goldman bisa meyakinkan publik bahwa Tourre bertindak sendirian dan tanpa dukungan penuh dari atasannya. "Sulit membayangkan bahwa tidak ada pengawasan terhadap terhadap Tourre yang berusia 27 tahun, pada waktu itu, melakukan transaksi miliaran dolar dan membuat Goldman mendapat fee US$ 15 juta," ungkap Georgiou.
Goldman Menitikberatkan Kasus Penipuan Hanya Terhadap Aksi Individu
New York. Goldman Sachs Group Inc angkat bicara terhadap tuntutan SEC. Yang terbaru, Goldman menyatakan bahwa kasus penipuan yang dituduhkan berpangkal pada aksi individu, yang pada pekan ini, orang yang bersangkutan sudah dibebas tugaskan. Individu yang dimaksud tak lain yakni Fabrice Tourre, Direktur Eksekutif Goldman berusia 31 tahun. Sementara itu, Juru Bicara Financial Services Authority (FSA) atau regulator keuangan Inggris di London menyatakan Tourre sendiri saat ini sudah dikeluarkan dari FSA. Pengacara Goldman, Greg Palm menyatakan lewat sambungan telepon kepada wartawan bahwa kasus ini akan menjadi sengketa faktual tentang apa yang individu tadi ingat dan apa yang orang lain ingat, tanpa menyebut nama Tourre. "Jika kami memiliki bukti bahwa terdapat individu yang menyesatkan orang, tentu itu tidak termaafkan. Dan kami akan menjadi orang pertama yang mengambil tindakan," imbuh Greg. Ringkasnya, menurut beberapa pengacara yang dihubungi Bloomberg, dengan karakteristik kasus yang melibatkan karyawan tunggal, Goldman Sachs dapat segera mengambil langkah untuk menjauhkan diri dari Tourre dalam kasus tersebut. Tentunya,langkah tadi bisa mengurangi publisitas yang buruk terhadap Goldman dan memudahkan perusahaan untuk penyelesaian kasus. Senada, Onnig Dombalagian, profesor Tulane University Law School di New Orleans sekaligus mantan pengacara SEC mengatakan, Goldman ingin memisahkan diri dari Tourre lantaran khawatir bila ternyata Tourre melibatkan karyawan Goldman lain yang lebih senior. Tapi, Dombalagian menambahkan, Goldman tak bisa melepas tanggung jawab begitu saja jika nanti ternyata Tourre mengungkap bahwa Goldman tahu persis apa yang ia lakukan. Byron Georgiou, anggota dari komisi AS yang menyelidiki krisis keuangan melontarkan keraguannya bahwa Goldman bisa meyakinkan publik bahwa Tourre bertindak sendirian dan tanpa dukungan penuh dari atasannya. "Sulit membayangkan bahwa tidak ada pengawasan terhadap terhadap Tourre yang berusia 27 tahun, pada waktu itu, melakukan transaksi miliaran dolar dan membuat Goldman mendapat fee US$ 15 juta," ungkap Georgiou.