KONTAN.CO.ID - TOKYO. Sejumlah perusahaan pialang besar telah merevisi perkiraan rata-rata harga minyak untuk tahun 2026. Hal tersebut dilakukan karena perang AS-Israel di Iran terus berlanjut, dengan konflik tersebut telah menyebabkan harga minyak melonjak lebih dari 50% di bulan ini. Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak mentah Brent untuk tahun 2026 menjadi US$ 85 per barel dari US$ 77, dengan alasan gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dan peningkatan penimbunan strategis yang memperketat pasar. Sementara itu, J.P. Morgan memperkirakan harga rata-rata minyak jenis Brent berada di level US$ 100 per barel pada kuartal II-2026 dan turun kembali ke US$ 80 per barel pada akhir tahun 2026.
Goldman Sachs dan JP Morgan Kompak Kerek Proyeksi Harga Minyak, Disokong Konflik Iran
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Sejumlah perusahaan pialang besar telah merevisi perkiraan rata-rata harga minyak untuk tahun 2026. Hal tersebut dilakukan karena perang AS-Israel di Iran terus berlanjut, dengan konflik tersebut telah menyebabkan harga minyak melonjak lebih dari 50% di bulan ini. Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak mentah Brent untuk tahun 2026 menjadi US$ 85 per barel dari US$ 77, dengan alasan gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dan peningkatan penimbunan strategis yang memperketat pasar. Sementara itu, J.P. Morgan memperkirakan harga rata-rata minyak jenis Brent berada di level US$ 100 per barel pada kuartal II-2026 dan turun kembali ke US$ 80 per barel pada akhir tahun 2026.
TAG: