Goldman Sachs Siapkan CEO Baru, John Waldron Disebut Gantikan David Solomon



KONTAN.CO.ID - Dewan direksi Goldman Sachs dikabarkan telah membahas rencana pergantian Chief Executive Officer (CEO), dengan Chief Operating Officer (COO) John Waldron disebut berpeluang menggantikan David Solomon pada akhir 2027 atau 2028.

Mengutip laporan The Wall Street Journal (WSJ), Senin (28/9/2026), pembahasan tersebut mencakup kemungkinan Solomon mundur dari posisi CEO dan menyerahkan kepemimpinan bank investasi asal Amerika Serikat (AS) tersebut kepada Waldron.

Baca Juga: AS dan Iran Kembali Berunding, Upaya Akhiri Perang Masuk Babak Baru


Informasi tersebut berasal dari sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut. Namun, rencana itu masih membutuhkan persetujuan dewan direksi Goldman Sachs dan waktunya masih dapat berubah.

Juru bicara Goldman Sachs menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut. Saham Goldman Sachs juga tercatat tidak banyak berubah dalam perdagangan setelah jam bursa.

Solomon Berpotensi Jadi Executive Chairman

Berdasarkan rencana yang dibahas, Solomon kemungkinan tetap berada di Goldman Sachs setelah meninggalkan posisi CEO.

Ia disebut akan menjabat sebagai executive chairman selama satu hingga dua tahun setelah pergantian CEO.

Solomon mulai menjabat sebagai CEO Goldman Sachs pada Oktober 2018. Sebelumnya, sejumlah staf senior memperkirakan Solomon akan menjalani sekitar 10 tahun sebagai CEO, yang berarti masa kepemimpinannya berpotensi berakhir pada 2028.

Sementara itu, Waldron saat ini menjabat sebagai COO Goldman Sachs dan menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan dalam rencana suksesi kepemimpinan bank tersebut.

Baca Juga: Dolar AS Flat, Harga Minyak dan Yield Treasury Naik di Tengah Konflik AS-Iran

Pergantian pucuk pimpinan menjadi perhatian investor di industri perbankan Wall Street.

Di JPMorgan Chase, investor juga mencermati kapan Jamie Dimon akan mengakhiri masa jabatannya sebagai CEO. Sementara itu, Bank of America berada di bawah kepemimpinan Brian Moynihan yang juga telah lama menjabat sebagai CEO.

Rencana suksesi Goldman Sachs tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final. Waktu maupun struktur pergantian kepemimpinan dapat berubah sebelum mendapat persetujuan dewan direksi.