Google maps hadir di Indonesia



JAKARTA. Pasar Indonesia memang sangat menggiurkan. Banyak perusahaan yang mau mengincar Indonesia termasuk Google yang meluncurkan Google Maps Indonesia Rabu (6/10).

Peluncuran peta Indonesia ala Google ini dihadiri oleh Derek Callow (Head of Marketing Google Southeast Asia) dan Andrew McGlinchey (Head of Product Google Southeast Asia).

Google Maps sendiri sebenarnya adalah sebuah platform pencarian lokal yang membantu pengguna di Indonesia menemukan informasi geografis lokal pada pc dan ponsel mereka, seperti peta online, citra satelit, panduan arah berkendara, alamat dan daftar perusahaan. Dalam peta ini para pengguna, perusahaan, dan pengembang bisa menciptakan peta mereka sendiri untuk berbagi informasi tentang tempat-tempat di Indonesia.


Google Maps Indonesia ini dapat diakses di http://maps.google.co.id. Google sendiri menggandeng Telkomsel untuk menciptakan Google Maps API. Telkomsel meluncurkan layanan Telkomsel LACAK, yang dapat menampilkan 200.000 titik yang disortir berdasarkan 19 kategori berdasarkan lokasi pengguna dan terintegrasi dengan Google Maps. Layanan ini tersedia bagi 93 juta pelanggan Telkomsel dengan handset berbasis Android dan J2ME.

"Karena tidak berbasis GPS, layanan ini dapat dinikmati untuk seluruh handphone, baik yang berfitur sederhana maupun smartphone, kecuali iPhone dan Blackberry. Untuk 2 jenis handphone tersebut layanan akan hadir segera," ujar Ririn Widaryani, Deputy Vice President, Product Lifecycle Management Telkomsel.

Prinsipnya, Telkomsel LACAK akan menunjukkan tempat kita sekarang berada dan menunjukkan places of interest terdekat dari tempat kita tersebut, beserta jaraknya. Tarifnya Rp 1.000 per hari dan Rp 5 ribu per minggu untuk akses unlimited.

Untuk lebih melengkapi Google Maps API, Google juga bermitra dengan Urbanesia.com. Saat ini ada 220.000 perusahaan lokal yang terdaftar di Urbanesia, sehingga pengguna dapat menemukan pilihan tempat makan, belanja, dan kehidupan malam. Informasi yang tersaji berupa alamat dan informasi kontak tempat tersebut, ulasan komunitas untuk tempat-tempat tersebut, serta peta digital dengan arah untuk memandu pengguna ke tempat tersebut. "Ini merupakan promosi gratis di Google Maps bagi perusahaan-perusahaan tersebut," ungkap Selina Limman, pendiri Urbanesia.com.

Selain itu Google juga menggandeng LewatMana.com, yang telah memiliki 2 juta lebih pengguna. "Lewat situs kami, pengguna bisa mendapatkan info kondisi lalu lintas secara langsung di jalan-jalan utama Jakarta serta overlay video kamera lalu lintas dan lokasi insiden lalu lintas seperti banjir, penutupan jalan, dan kecelakaan, dengan live streaming yang di-update setiap 30 detik ke ponsel mereka," ungkap Hendry Soelistyo, pendiri LewatMana.com. Para pengguna bisa mempergunakan jasa ini dengan tarif Rp 2 ribu per 60 detik.

Semua layanan dari Google Maps API tersebut baru bisa dinikmati di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Namun khusus untuk LewatMana.com, Denpasar sebentar lagi akan bisa menikmati layanan ini," pungkas Hendry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Djumyati P.