GoTo Akhiri Kontrak dengan TAXI Lebih Cepat, Kontribusi Pendapatan 28% Terancam



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kerjasama PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dengan GoTo Group berakhir. Manajemen dalam keterbukaan informasi di BEI pada 3 Juli 2026 menjelaskan, pengakhiran perjanjian kontrak ini terjadi pada 2 Juli 2026. 

“Perusahaan telah menerima surat dari PT Rekan Anak Bangsa, bagian dari GoTo Group perihal pengakhiran Perjanjian Pengadaan Jasa antara PT Rekan Anak Bangsa dan perusahaan. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa pengakhiran perjanjian akan berlaku efektif pada tanggal 2 Juli 2026,” papar Sekretaris Perusahaan Express Transindo Utama Johannes B.E. Triatmojo dalam keterbukaan informasi. 

Pengakhiran kerjasama ini lebih cepat dari seharusnya. Pasalnya jika mengutip laporan keuangan TAXI per kuartal I tahun 2026, kerjasama perusahaan ini dengan Rekan Anak Bangsa berlaku selama dua tahun sejak 21 November 2024 sampai dengan 21 November 2026.


Baca Juga: Musim Liburan Dongkrak Permintaan Gadget dan Perlengkapan Perjalanan

Adapun bentuk kerjasama TAXI dengan Rekan Anak Bangsa ditunjuk untuk penyedia jasa seperti layanan lahan parkir, menerima mobil dari dealer atau pihak ketiga dan pengawasan perangkat keras, rekrutmen dan mengelola perawatan serta penggunaan kendaraan, pemeliharaan mobil dan kelengkapan alat, mengasuransikan kendaraan, manajemen komunitas pengemudi. 

Dengan berakhirnya perjanjian, maka  penghasilan TAXI. “Perusahaan telah mengantisipasi dampak tersebut dengan mengoptimalkan penghasilan dari kontrak kerja lain yang ada, serta penambahan kendaraan operasional dari vendor yang lain,” ujar Johannes. 

Berdasarkan laporan keuangan TAXI per 31 Maret 2026, kontribusi pendapatan yang berasal dari Rekan Anak Bangsa mencapai Rp 638,66 juta, meningkat 271,42% secara tahunan dari Rp 171,95 juta. Bisnis yang dijalani TAXI bersama dengan Rekan Anak Bangsa berupa layanan angkutan sewa khusus merupakan pendapatan fixed dan variable fee. 

Total pendapatan TAXI di kuartal I tahun 2026 mencapai Rp 2,27 miliar. Realisasi pendapatan tersebut melejit dari periode sama tahun 2025 sebesar Rp 668,09 juta. Ini artinya kontribusi pendapatan dari bisnis Rekan Anak Bangsa mencapai 28,14%. 

Meski begitu di kuartal I-2026, TAXI masih membukukan rugi bersih Rp 322,59 juta. Rugi tersebut menyusut 83,37% dari periode sama di 2025 yang mencapai Rp 1,93 miliar.

Saham TAXI per Jumat (3/7/2026) naik 8,33% di Rp 13 per saham. 

Baca Juga: Ofero Luncurkan Motor Listrik Caria 1 Menyasar Pelaku UMKM dan Logistik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News