GOTO Batalkan Program Saham Karyawan, Saham Tresuri Ditarik Lewat Pengurangan Modal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengubah strategi pengelolaan saham hasil pembelian kembali (saham tresuri). GOTO memutuskan membatalkan rencana penggunaan saham tersebut untuk program kepemilikan saham karyawan dan manajemen alias Employee/Management Stock Option Program (ESOP/MSOP) dan memilih mengalihkan sebagian saham melalui mekanisme pengurangan modal.

Direktur Utama GOTO Hans Patuwo dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (28/7/2026) mengatakan perubahan strategi tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi pasar serta kepentingan pemegang saham.

"Dengan mempertimbangkan dan mengkaji berbagai faktor, seperti kondisi pasar global dan nasional terkini beserta segala dinamika yang terjadi saat ini, kepentingan perusahaan, serta manfaat yang optimal bagi seluruh pemegang saham, GOTO memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan Program ESOP/MSOP Menggunakan Saham Tresuri dan mengubah rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali dengan cara pengurangan modal," ujar Hans dalam keterbukaan informasi.


Baca Juga: Jelang Rilis Kinerja Semester I, Mayoritas Analis Rekomendasikan Beli Saham GOTO

Adapun saham tresuri yang akan ditarik melalui pengurangan modal mencapai 32.186.417.803 saham Seri A. Saham tersebut berasal dari program buyback yang dilakukan GoTo pada periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.

Sebelumnya, saham hasil pembelian kembali tersebut telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Juni 2025 untuk dialokasikan sebagai bagian dari program ESOP/MSOP.

Namun, setelah melakukan evaluasi ulang, GOTO memilih membatalkan rencana tersebut dan mengajukan skema baru berupa pengurangan modal.

Untuk merealisasikan rencana pembatalan saham tresuri tersebut, GOTO akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pelaksanaan aksi korporasi ini akan mengikuti ketentuan Peraturan OJK (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 serta POJK Nomor 15 Tahun 2020. Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan agenda RUPS setelah seluruh proses kajian serta persiapan internal selesai dilakukan.

Sementara itu, nasib saham tresuri lain hasil buyback periode 19 Juni 2025 hingga 18 Juni 2026 masih belum diputuskan. Saham Seri A sebanyak 7.593.660.600 lembar tersebut masih dalam tahap kajian internal untuk menentukan opsi pengalihan yang sesuai dengan regulasi.

Manajemen GOTO memastikan perubahan strategi pengelolaan saham tresuri ini tidak akan berdampak negatif terhadap operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun keberlangsungan usaha perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya GOTO menyesuaikan strategi korporasi dengan kondisi pasar sekaligus mempertimbangkan manfaat jangka panjang bagi para pemegang saham.

Baca Juga: Deretan Investor Asing Borong Saham GOTO Jelang Lapkeu Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News