KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Gozco Capital kembali meningkatkan kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk (
BBYB) dengan memborong164 juta saham, dengan nilai sebesar Rp 59,7 miliar. Pembelian ini merupakan ketiga kalinya dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Sebelumnya, pada November 2025, Gozco Capital telah melakukan peningkatan kepemilikan sebanyak 72,4 juta saham BBYB sehingga persentase kepemilikan menjadi sebesar 7,75%. Selanjutnya, pada Januari 2026, kembali Gozco Capital menambah 207 juta lembar saham BBYB dengan harga pembelian senilai Rp 474 per sahamnya, dengan total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 98,12 miliar.
Dengan demikian porsi kepemilikan Gozco Capital kembali mengalami peningkatan menjadi sebesar 9,31%.
Baca Juga: BNI Sekuritas Jadi Mitra Distribusi ORI029, Penawaran Hingga 19 Februari Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 4 Februari 2026, PT Gozco Capital menambah 164 juta saham BBYB dengan harga pembelian senilai Rp 364 per sahamnya, dengan total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 59,7 miliar. Aksi pembelian saham ini meningkatkan porsi kepemilikan PT Gozco Capital di Bank Neo Commerce secara signifikan dari sebelumnya 9,31% menjadi 10,53%, setara dengan 1,41 miliar saham. Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono menyampaikan, pihaknya sangat menyambut baik atas meningkatnya porsi kepemilikan saham PT Gozco Capital di Bank Neo Commerce. Menurutnya, kepercayaan yang terus diberikan oleh para pemegang saham adalah hal utama yang membuat Bank Neo Commerce terus berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan keuangan terbaik kepada nasabah, dan masyarakat luas secara umum. "Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Gozco Capital terhadap Bank Neo Commerce. Jajaran manajemen dan seluruh Neobankers akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan menjaga tata kelola yang baik ke depan. Kepercayaan yang terus diberikan oleh para pemegang saham menjadi bensin bagi Bank Neo Commerce untuk terus berupaya meningkatkan kinerja Perseroan,” ungkap Eri dalam siaran pers, Rabu (4/2/2026).
Hingga Oktober 2025, Bank Neo mencatatkan kinerja keuangan yang kuat. Bank Neo berhasil mempertahankan tren pertumbuhan profitabilitas positif yang terus meningkat, melalui efisiensi operasional yang terjaga, serta kualitas aset yang makin sehat. Bank Neo Commerce mencatatkan total laba hingga Oktober 2025 senilai Rp 517,20 miliar, melonjak 73 kali dibandingkan laba pada Oktober 2024 sebesar Rp 6,95 miliar. Pencapaian ini merefleksikan operasional perbankan yang semakin mature dan kemampuan BNC dalam menjaga kualitas aset secara berkelanjutan. “Kinerja Bank Neo Commerce yang telah berjalan dengan baik selama 2025, kami upayakan akan terus berlanjut di tahun 2026 ini. Di tengah kondisi pasar yang sangat dinamis belakangan ini, kepercayaan dari para pemegang saham dan nasabah merupakan dorongan yang kuat bagi kami untuk terus senantiasa melakukan yang terbaik dan menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjadi solusi atas kebutuhan nasabah,” tambah Eri. Memasuki tahun 2026, Bank Neo Commerce juga memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu Bank Banyak Tujuan”.
Pembaruan ini menandai semangat baru Bank Neo untuk menjadi bank dengan layanan digital, yang menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif, inklusif, dan berdampak nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News