Gozco Plantations (GZCO) Absen Bagi Dividen 2025, Ini Alasannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) memutuskan untuk absen membagikan dividen dari buku tahun 2025.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025, Rabu (10/6/2026).

Rapat dihadiri oleh para pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham sebanyak 4,17 miliar saham atau mewakili 72,18% saham dari total 5,77 miliar saham yang telah dikeluarkan dan ditempatkan perseroan,


“Jumlah tersebut setelah dikurangi saham yang dibeli kembali, sehingga berdasarkan Pasal 23 ayat 1 anggaran dasar rapat hari ini adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat,” tulis dokumen dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/6/2026)

Dalam agenda kedua rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui untuk absen bagi dividen dari buku tahun lalu. Alasannya, karena saldo laba GZCO masih defisit.

Baca Juga: Panen Dividen 14 Saham Ditutup Hari Ini (12/6), Yield Dividen Hampir 7%

“Menyetujui untuk tidak membagikan dividen karena saldo laba masih defisit,” paparnya.

Sepanjang 2025, GZCO mengantongi laba bersih Rp 105,36 miliar. Ini naik dari Rp 60,54 miliar di tahun 2024.

Pendapatan juga tercatat naik menjadi Rp 872,98 miliar di 2025, naik dari Rp 804,64 miliar di akhir 2024.

Melansir dokumen Paparan Publik 2025, GZCO menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) inti dan TBS plasma & pihak ketiga sebesar masing-masing 230.800 ton dan 25.700 ton. Realisasi masing-masing sebesar 35.737 ton dan 5.258 ton di kuartal I 2026.

Produksi crude palm oil (CPO) ditargetkan 41.800 ton di tahun 2026, dengan realisasi sebesar 5.425 ton di kuartal I 2026.

GZCO juga menganggarkan total belanja modal alias capital expenditure (capex) senilai Rp 161 miliar di tahun 2026.

Rinciannya, untuk rencana penanaman baru, replanting, dan perawatan tanaman masa TBM senilai Rp 93 miliar. Kemudian, untuk investasi pembelian fixed-asset senilai Rp 68 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News