KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) buka suara tentang harga obat mahal di dalam negeri. Elfiano Rizaldi, Direktur Eksekutif GPFI mengatakan obat yang dijual dengan harga mahal adalah obat non generik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya kebijakan penurunan harga alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan yang dinilai mahal bahkan dari negara tetangga Malaysia. Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI), Elfiano Rizaldi mengatakan bahwa Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin telah meluruskan bahwa obat yang mahal tersebut adalah obat non generik. Sementara untuk obat generik lebih murah dari negara tetangga.
GP Farmasi Indonesia Buka Suara Terkait Mahalnya Harga Obat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) buka suara tentang harga obat mahal di dalam negeri. Elfiano Rizaldi, Direktur Eksekutif GPFI mengatakan obat yang dijual dengan harga mahal adalah obat non generik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya kebijakan penurunan harga alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan yang dinilai mahal bahkan dari negara tetangga Malaysia. Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI), Elfiano Rizaldi mengatakan bahwa Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin telah meluruskan bahwa obat yang mahal tersebut adalah obat non generik. Sementara untuk obat generik lebih murah dari negara tetangga.