GPEI minta terminal peti kemas kosongkan saat Lebaran



JAKARTA. Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia meminta operator pelabuhan PT Pelindo II Tanjung Priok mengosongkan terminal peti kemas sebelum waktu libur Lebaran mendatang. “Peti kemas itu harus mulai dikeluarkan sekarang ini, karena H-4 Lebaran truk pengangkut tidak beroperasi lagi,” kata Sekjen GPEI, Toto Dirgantoro di Jakarta, Kamis (2/9).Toto menjelaskan, aktivitas pelabuhan mengalami peningkatan dari semenjak puasa sampai dengan sebelum H-4 Lebaran. Setelah masuk H-4 Lebaran, maka truk akan parkir karena tidak beroperasi lagi membawa peti kemas ke pabrik. Toto berharap, agar pengangkutan dan pemindahan segera dimaksimalkan agar tidak terjadi penumpukan di teriminal peti kemas di Tanjung Priok.“Pilihan lainnya, peti kemas yang ada di terminal segera di pindahkan ke lokasi tempat penumpukan sementara (TPS),” kata Toto. Jika dipindahkan ke TPS, maka terminal peti kemas akan lebih leluasa menampung peti kemas yang datang disaat musim libur lebaran. Toto khawatir, kapal yang datang saat Lebaran tidak bisa memuat karena terminal dalam kondisi penuh.Jika terminal peti kemas kosong di saat liburan Lebaran, kapal pengangkut perti kemas yang datang saat Lebaran atau libur bisa bisa langsung membongkarnya terminal. Sebaliknya, bila peti kemas menumpuk di terminal, dikhawatirkan akan sulit dikeluarkan karena truk tidak boleh beroperasi mulai H-4 hingga H+4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: