JAKARTA. Aplikasi transportasi online Grab Indonesia hari ini (29/11) resmi meluncurkan opsi pembayaran non-tunai terbaru bertajuk GrabPay Credits. Fasilitas pembayaran non-tunai terbaru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran non-tunai dengan top-up saldo di berbagai mitra bank lokal, ATM, dan jaringan top-up lainnya. Pengembangan fasilitas pembayaran non-tuna ini seiring dengan jumlah pesanan Grab yang terus meningkat. Kini frekuensi pemesanan Grab di Asia Tenggara mencapai 1,5 juta per hari. "Ini ditandai dengan pertumbuhan double digit yang berkelanjutan dari bulan ke bulan. ” ungkap Hooi Ling Tan, Co-founder Grab, dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Selasa (29/11). GrabPay Credits baru diperkenalkan ke Indonesia dan Singapura. Beberapa minggu ke depan layanan ini akan tersedia di negara-negara Asia Tenggara lainnya. "Para pengemudi juga dapat mengurangi jumlah uang tunai yang dibawa dan tidak perlu khawatir akan jumlah uang kembalian,” ujar Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.
Grab luncurkan GrabPay untuk pembayaran non tunai
JAKARTA. Aplikasi transportasi online Grab Indonesia hari ini (29/11) resmi meluncurkan opsi pembayaran non-tunai terbaru bertajuk GrabPay Credits. Fasilitas pembayaran non-tunai terbaru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran non-tunai dengan top-up saldo di berbagai mitra bank lokal, ATM, dan jaringan top-up lainnya. Pengembangan fasilitas pembayaran non-tuna ini seiring dengan jumlah pesanan Grab yang terus meningkat. Kini frekuensi pemesanan Grab di Asia Tenggara mencapai 1,5 juta per hari. "Ini ditandai dengan pertumbuhan double digit yang berkelanjutan dari bulan ke bulan. ” ungkap Hooi Ling Tan, Co-founder Grab, dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Selasa (29/11). GrabPay Credits baru diperkenalkan ke Indonesia dan Singapura. Beberapa minggu ke depan layanan ini akan tersedia di negara-negara Asia Tenggara lainnya. "Para pengemudi juga dapat mengurangi jumlah uang tunai yang dibawa dan tidak perlu khawatir akan jumlah uang kembalian,” ujar Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.