Great Eastern Life Ungkap Faktor yang Bisa Pengaruhi Perolehan Laba Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern Life Indonesia membeberkan beberapa faktor yang bisa memengaruhi perolehan laba pada tahun ini.

Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia Hana mengatakan, faktornya berasal dari eksternal pasar dan ekonomi, serta strategi internal perusahaan.

Dari sisi eksternal, dia bilang dinamika pasar keuangan, perubahan tingkat suku bunga, serta volatilitas nilai investasi menjadi tantangan yang nyata bisa memengaruhi. 


"Selain itu, inflasi biaya kesehatan dan kondisi ekonomi makro juga berpengaruh besar terhadap daya beli masyarakat, yang pada akhirnya memengaruhi keputusan mereka dalam melakukan perencanaan keuangan," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Great Eastern: Kebijakan Harga Tiket Pesawat Berpotensi Pengaruhi Asuransi Perjalanan

Hana bilang, situasi itu membuat kebutuhan akan perlindungan asuransi makin relevan bagi keluarga Indonesia. Dari sisi internal, dia mengatakan faktor yang perlu diwaspadai dalam menjaga laba adalah upaya perusahaan menjalankan strategi investasi yang tepat untuk memastikan hasil investasi tetap optimal di tengah gejolak pasar. 

Menurutnya, kehati-hatian dalam mengelola pengeluaran menjadi penting agar efisiensi operasional tetap terjaga. Tidak kalah penting, Hana bilang perusahaan juga terus berinovasi menghadirkan produk-produk perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Dengan demikian, mampu memperluas basis nasabah, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis," ucapnya.

Hana mengatakan, dengan kombinasi strategi investasi yang bijak, pengelolaan biaya yang hati-hati, dan inovasi produk yang berorientasi pada kebutuhan pasar, Great Eastern Life berupaya menjaga kinerja finansial yang sehat sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. 

Sebagai informasi, Great Eastern Life Indonesia mencatatkan kinerja positif terkait perolehan laba pada awal tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Great Eastern Life Indonesia membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 548,84 miliar per Maret 2026. Nilainya meningkat 157,1% secara Year on Year (YoY).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News