Grok 4.5 Meluncur, AI Coding Pesaing GPT-5.6 dan Claude Opus



KONTAN.CO.ID - SpaceXAI resmi meluncurkan Grok 4.5, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim menjadi model paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan.

Berbeda dari model AI untuk penggunaan umum, Grok 4.5 lebih difokuskan untuk membantu aktivitas coding dan berbagai tugas AI yang bersifat agentic.

Mengutip Reuters, model ini mulai tersedia pada Rabu (9/7) melalui layanan AI milik SpaceXAI dan juga sudah terintegrasi dengan aplikasi coding berbasis AI, Cursor.


Baca Juga: Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur 14 Juli, Ini Bocoran Desain dan Spesifikasinya

Siap Manjakan Programmer

SpaceXAI menjelaskan bahwa Grok 4.5 dikembangkan untuk membantu berbagai pekerjaan pengembang perangkat lunak.

Mulai dari menulis kode, memperbaiki bug, memahami proyek yang kompleks, hingga menjalankan tugas otomatis yang melibatkan beberapa langkah sekaligus.

Untuk melatih model tersebut, SpaceXAI menggunakan puluhan ribu GPU Nvidia GB300. Perusahaan juga menerapkan proses penyaringan data, penghapusan data duplikat, dan penilaian kualitas data agar jawaban yang dihasilkan lebih akurat.

Cursor, salah satu aplikasi AI coding yang cukup populer di kalangan developer, juga mengonfirmasi telah bekerja sama dengan SpaceXAI.

"Kami telah bermitra dengan SpaceXAI untuk melatih Grok 4.5," tulis Cursor.

Grok 4.5 kini dapat digunakan melalui Grok Build, agen AI coding milik SpaceXAI, maupun lewat API yang tersedia di portal pengembang perusahaan.

Baca Juga: 10 Tablet Android Terkencang Juni 2026: Vivo Pad6 Pro Tertinggi di AnTuTu

Siap Bersaing dengan AI Coding Lain

Selain membawa peningkatan performa, SpaceXAI juga menawarkan harga API yang cukup kompetitif.

Biaya penggunaan Grok 4.5 dipatok sebesar US$2 (sekitar Rp36.120) per satu juta input token dan US$6 (sekitar Rp108.360) per satu juta output token.

Sebagai pembanding, Anthropic mematok harga Claude Opus 4.8 sebesar US$5 (sekitar Rp90.300) per satu juta input token dan US$25 (sekitar Rp451.500) per satu juta output token.

Sementara itu, OpenAI menetapkan tarif GPT-5.6 sebesar US$1 (sekitar Rp18.060) per satu juta input token dan US$6 (sekitar Rp108.360) per satu juta output token.

SpaceXAI lebih menonjolkan kemampuan Grok 4.5 dalam menangani pekerjaan coding dan tugas agentic, sehingga model ini ditujukan bagi developer yang membutuhkan AI untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak sehari-hari.

Grok 4.5 sudah tersedia secara global melalui Grok Build, Cursor, dan API SpaceXAI. Sementara untuk wilayah Uni Eropa, layanan ini dijadwalkan mulai tersedia pada pertengahan Juli.

Baca Juga: Harga Prosesor Intel Core Ultra Naik, Simak Daftar Model yang Terdampak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News