Grup Affirmate Investasi di BOT Finance, Lepas Sudah Identitas Bumiputera



KONTAN.CO.ID - Perusahaan jasa konsultasi bisnis dan investasi di Indonesia, Affirmate Group menambah lini bisnis investasi di sektor jasa keuangan. Awal Maret ini, lini bisnis advisory PT Affirmate Bisnis Nusantara (ABN), merampungkan investasi kepada PT BOT Finance Indonesia.

Transaksi ini dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Januari 2026. 

Dengan investasi ini, Affirmate Bisnis Nusantara memegang 5,6% saham BOT Finance. Sedangkan mayoritas masih dikuasai MUFG Finance and Leasing Co Ltd 85%, disusul Yayasan Pendidikan Keluarga Wiryoprawiro 9,4%. 


Investasi ini disebut merupakan salah satu bentuk komitmen yang kuat dan strategi ABN dalam membangun platform kolaborasi bisnis yang berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang. 

Dengan investasi ini ke depannya diharapkan semakin memperkuat kerja sama kedua negara di sektor jasa keuangan, mendukung pertumbuhan korporasi serta memperluas peluang investasi lintas negara.

"Investasi ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kinerja yang positif di tengah tantangan yang semakin tinggi,” Yukifri Nazir, Kata CEO Affirmate Bisnis Nusantara dalam keterangan resminya Senin (2/3).

Sebagai gambaran, BOT Finance memiliki layanan beragam mulai dari pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, dan sewa operasi. 

Portofolio aset BOT Finance di tahun 2025 yaitu pembiayaan untuk kendaraan (43%), alat berat (35%), dan mesin (22%). Mengutip laporan keberlanjutan 2024, BOT Finance menyalurkan pembiayaan baru Rp 1,03 triliun. 

BOT Finance bisa dibilang merupakan salah satu perusahaan leasing Jepang tertua di Indonesia. Berdiri di tahun 1982 dengan nama Bumiputera-BOT Finance, perusahaan merupakan usaha patungan atau joint venture antara perusahaan asuransi AJB Bumiputera 1912 dan BOT Lease (yang pada Oktober 2025 berganti nama menjadi MUFG Finance and Leasing Co Ltd). 

Pada tahun 2024, komposisi pemegang sahamnya masih AJB Bumiputera 30%, BOT Lease (MUFG FL) 60%, serta Yayasan Pendidikan Keluarga Wiryoprawiro 10%. Namun, pada Juli 2024, OJK memberikan izin pada Bumiputera-BOT Lease melepas nama Bumiputera dan beroperasi dengan nama BOT Finance. 

Seiring masuknya Affirmate sebagai pemegang saham minoritas, pada Februari 2026, Bumiputera melakukan divestasi dengan menjual seluruh sahamnya kepada MUFG Finance and Leasing Co Ltd.

Sementara itu, Affirmate Group yang berdiri di tahun 2019, membangun rekam jejak melalui kemitraan dengan tokoh bisnis, perusahaan, serta institusi keuangan dari Indonesia dan Jepang. ABN mendukung pertumbuhan bisnis dan investasi lintas negara antara kedua negara dengan memiliki lebih dari 50 klien dari berbagai perusahaan.

Salah satu milestone Affirmate adalah menjadi business advisory PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), berperan memperkenalkan NTT East sebagai investor strategis. NTT East masuk pada awal semester II-2025 dengan komitmen investasi Rp 4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News