JAKARTA. Bisnis jalan tol kian ketat. Tak cuma perusahaan konstruksi, pengembang properti berminat masuk bisnis ini. Sasaran pengembang properti adalah proyek jalan tol untuk mendukung pengembangan kawasan properti mereka. Kabar terbaru, Grup Alam Sutera kepincut menggarap proyek jalan tol Semanan–Balaraja. Alam Sutera sudah mengajukan proposal usulan beserta kajian uji kelayakan ruas jalan tol ini kepada Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT Kementerian PUPR). Proyeksi nilai investasi jalan tol sepanjang 31,67 kilometer (km) itu sekitar Rp 11,31 triliun. Hery Trisaputra Zuna, Kepala BPJT Kementerian PUPR menyatakan, usulan Alam Sutera masih dalam tahap pembahasan dan menunggu keputusan rencana lelang di Kementerian PUPR. "Kalau disetujui Menteri PUPR, baru bisa dilelang dan mereka akan mendapat hak right to match," ungkap Herry, kepada KONTAN, Jumat (22/4).
Grup Alam Sutra minati jalan Tol Semanan-Balaraja
JAKARTA. Bisnis jalan tol kian ketat. Tak cuma perusahaan konstruksi, pengembang properti berminat masuk bisnis ini. Sasaran pengembang properti adalah proyek jalan tol untuk mendukung pengembangan kawasan properti mereka. Kabar terbaru, Grup Alam Sutera kepincut menggarap proyek jalan tol Semanan–Balaraja. Alam Sutera sudah mengajukan proposal usulan beserta kajian uji kelayakan ruas jalan tol ini kepada Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT Kementerian PUPR). Proyeksi nilai investasi jalan tol sepanjang 31,67 kilometer (km) itu sekitar Rp 11,31 triliun. Hery Trisaputra Zuna, Kepala BPJT Kementerian PUPR menyatakan, usulan Alam Sutera masih dalam tahap pembahasan dan menunggu keputusan rencana lelang di Kementerian PUPR. "Kalau disetujui Menteri PUPR, baru bisa dilelang dan mereka akan mendapat hak right to match," ungkap Herry, kepada KONTAN, Jumat (22/4).