Grup Salim Suntik Modal Buat Mimin



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mimin memperoleh suntikan pendanaan tahap awal (seed funding) dari Otto Digital. Entitas ini merupakan pengelola platform yang menawarkan layanan dan produk jasa keuangan dan non-keuangan yang terafiliasi dengan Grup Salim. 

Meski tidak memberi informasi tambahan perihal nilai injeksi modal tersebut, Joseph Simbar, Chief Executive Officer Mimin menyatakan keberhasilan mereka mendapat modal adalah lantaran potensi bisnis dari bidang yang digeluti Mimin. Startup yang satu ini menyediakan layanan solusi chat commerce dan asistensi pengoperasian bisnis secara digital.

Pertumbuhan bisnis social commerce atau transaksi belanja yang menggunakan media sosial dan aplikasi perbincangan digital di Indonesia tumbuh sekitar 17,9% per tahun mulai dari 2022 hingga 2023. Ini dipertegas penelitian Populix tahun 2022 yang menyatakan sekitar 86% masyarakat Indonesia sudah pernah berbelanja di media sosial serta aplikasi percakapan.


Mimin pun berupaya memanfaatkan kondisi tersebut dengan menawarkan layanan automasi chat commerce dan platform pengelolaaan pesanan bagi para pelaku bisnis untuk mempercepat proses penjualan.

Baca Juga: Start Up Lokal Gencar Mengejar Cuan dari Tren Kendaraan Listrik

Joseph mengklaim, setiap klien pengguna platform Mimin dapat memproses pemesanan dan administrasi lainnya lebih cepat 70% ketimbang dilakukan secara manual. Misalnya proses pemesanan, pengiriman barang, hingga pencatatan dan data profil pelanggan.

Dengan  layanan tersebut, Mimin sudah menjangkau UMKM di 20 provinsi dan 55 kota di Indonesia. Para mitra Mimin tersebut bergerak di berbagai sektor terutama makanan dan minuman rumahan, fesyen, serta kebutuhan sehari-hari. 

Untuk memperbesar jangkauannya, Mimin berkolaborasi dengan pemerintah daerah, seperti di Kabupaten Sragen dan Kepulauan Riau dengan memberi pelatihan penjualan digital. Hasilnya, Mimin bisa menggaet hingga 10.000 UMKM. Adapun hingga kini sudah ada lebih dari 30.000 pengguna platform Mimin.

Para pengguna tak sebatas dari kalangan UMKM saja, tetapi juga kalangan korporasi. Misalnya saja Hero Supermarket, Bumame Farmasi, dan LotteMart.

"Mimin hadir untuk membantu penjual online dengan mempermudah pemrosesan serta  bisa mengembangkan bisnis mereka lebih jauh." kata Joseph, Jumat (5/5).

Namun Joseph tidak merinci lebih lanjut soal rencana usaha berikutnya setelah mendapat suntikan modal dari Otto Digital.

Yang jelas, Reginald Hamdani, Chief Executive Officer Otto Digital optimistis terhadap laju bisnis Mimin yang bisa mengembangkan roda ekonomi hingga ke daerah dan pedesaan.

"Ini sesuai dengan visi kami untuk bisa mengembangkan ekonomi UMKM yang lebih kuat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon