Guncangan Minyak Global: RBA Peringatkan Inflasi Mengintai AUD



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dolar Australia (AUD) diperdagangkan di bawah 0,695 per dolar Amerika Serikat (AS), bertahan stabil di level terendah tujuh minggu. Ini karena investor tetap skeptis terhadap de-eskalasi perang Iran dalam waktu dekat. Sementara Reserve Bank of Australia (RBA) memperingatkan risiko inflasi yang meningkat akibat guncangan harga minyak global. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (26/3), bank sentral Australia memperingatkan bahwa guncangan pasokan minyak yang berkepanjangan akibat konflik dapat meningkatkan inflasi dan ekspektasi jangka panjang, yang berpotensi memerlukan kebijakan yang lebih ketat. 

Asisten Gubernur RBA Chris Kent mencatat bahwa guncangan semacam itu cenderung mendorong harga minyak lebih tinggi sekaligus menekan pertumbuhan, membatasi kemampuan kebijakan untuk sepenuhnya mengimbangi dampaknya dan malah menggeser fokus ke arah pencegahan inflasi agar tidak semakin mengakar. 


Sementara itu, ketidakpastian seputar konflik terus membayangi sentimen, dengan sinyal yang bertentangan dari AS dan Iran mengenai potensi negosiasi. 

Sementara Washington mengindikasikan upaya untuk memajukan pembicaraan dan meredakan ketegangan, Teheran menolak proposal gencatan senjata, dan peningkatan penempatan pasukan AS di kawasan tersebut menambah kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: