KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika negara itu tidak segera membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas kapal komersial setelah jalur pengiriman minyak dan gas lumpuh. Trump mengatakan dalam unggahan media sosial pada Sabtu malam bahwa ia akan "menyerang dan menghancurkan" pembangkit listrik Iran, dimulai dengan yang terbesar, jika negara itu tidak membuka selat dalam waktu 48 jam. Komentar Trump, di platform media sosial Truth Social miliknya, menandai peningkatan dramatis dalam retorika presiden AS tentang selat tersebut, sehari setelah ia mengatakan sedang mempertimbangkan untuk "mengakhiri" operasi militer. Selain itu Trump bilang tanggung jawab untuk menjaga keamanan Hormuz akan jatuh ke negara-negara yang bergantung pada pengiriman melalui koridor tersebut.
Guncangan Pasokan Energi, Trump Ancam Serang Iran dalam 48 Jam
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika negara itu tidak segera membuka kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas kapal komersial setelah jalur pengiriman minyak dan gas lumpuh. Trump mengatakan dalam unggahan media sosial pada Sabtu malam bahwa ia akan "menyerang dan menghancurkan" pembangkit listrik Iran, dimulai dengan yang terbesar, jika negara itu tidak membuka selat dalam waktu 48 jam. Komentar Trump, di platform media sosial Truth Social miliknya, menandai peningkatan dramatis dalam retorika presiden AS tentang selat tersebut, sehari setelah ia mengatakan sedang mempertimbangkan untuk "mengakhiri" operasi militer. Selain itu Trump bilang tanggung jawab untuk menjaga keamanan Hormuz akan jatuh ke negara-negara yang bergantung pada pengiriman melalui koridor tersebut.
TAG: