SEMARANG. Aktivitas vulkanik Gunung Slamet yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Tegal, Brebes dan Pemalang sejak Rabu malam kemarin mengalami peningakatan signifikan. Pada pukul 21.00 WIB, di Kabupaten Banyumas dilaporkan telah terjadi hujan pasir. Berdasarkan pantauan di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet (PPGA), Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (18/9) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB telah terjadi satu kali letusan abu tebal kehitaman dengan ketinggian 500 meter. Letusan abu disertai dengan satu kali suara sentuman dengan intensitas sedang. Letusan abu pasir keluar ke arah barat daya, atau ke daerah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Meski demikian, cuaca Gunung Slamet dilaporkan dalam kondisi terang disertai angin yang relatif tenang.
Gunung Slamet semburkan hujan pasir dan asap tebal
SEMARANG. Aktivitas vulkanik Gunung Slamet yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Tegal, Brebes dan Pemalang sejak Rabu malam kemarin mengalami peningakatan signifikan. Pada pukul 21.00 WIB, di Kabupaten Banyumas dilaporkan telah terjadi hujan pasir. Berdasarkan pantauan di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet (PPGA), Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (18/9) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB telah terjadi satu kali letusan abu tebal kehitaman dengan ketinggian 500 meter. Letusan abu disertai dengan satu kali suara sentuman dengan intensitas sedang. Letusan abu pasir keluar ke arah barat daya, atau ke daerah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Meski demikian, cuaca Gunung Slamet dilaporkan dalam kondisi terang disertai angin yang relatif tenang.