GWSA fokus mengembangkan kawasan high rise



JAKARTA. PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) melihat potensi besar dalam pengembangan kawasan high rise. Untuk itu, perseroan akan fokus pada pengembangan kawasan ini dibanding dengan rumah tapak atau landed house.

Bambang Dwi Yanto, Direktur Keuangan GWSA mengatakan, pencarian lahan untuk kawasan high rise cenderung lebih mudah dibanding dengan rumah tapak. "Dari segi permintaan, untuk kawasan high rise juga terus bertumbuh," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (17/12).

Lihat saja proyek high rise Capital Square yang baru saja diluncurkan GWSA. Menurut Bambang, proyek superblok yang berlokasi di Surabaya ini tak pernah sepi peminat. "Tahun ini kami sudah mencatat marketing sales senilai Rp 125 miliar dari Capital Square," ungkapnya.  Sementara dari proyek TCC Batavia, GWSA sudah memperoleh marketing sales sekitar Rp 1 triliun.


Hingga November 2014, marketing sales GWSA tercatat Rp 1,1 triliun. Sampai akhir tahun ini, GWSA berharap bisa membukukan marketing sales Rp 1,7 triliun.

Tahun depan, Bambang menargetkan marketing sales perseroan sebesar Rp 2 triliun atau tumbuh 17,6% dari target tahun ini. "Target dari Capital Square Rp 1 triliun dan TCC Batavia Rp 1 triliun," imbuh Bambang.

GWSA akan mengerek harga jual properti sebesar 10% - 15% tahun depan. Hal ini untuk mengimbangi sejumlah kenaikan biaya, mulai dari kenaikan bahan baku hingga naiknya upah buruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie