KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Jepang akan menyiapkan anggaran tambahan sekitar ¥ 3 triliun, atau sekitar Rp 334,70 triliun. Rencana ini menimbulkan kekhawatiran ekspansi fiskal tersebut dapat semakin memperberat keuangan negara, yang saat ini sudah makin tertekan. Reuters melaporkan, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan rencana penambahan anggaran tersebut, Senin (25/5/2026). Takaichi mengatakan anggaran tambahan akan dibiayai oleh obligasi pembiayaan defisit baru. Tapi ia juga menyebut, langkah tersebut dapat diimplementasikan tanpa memengaruhi pasar obligasi. Pemerintah Jepang juga memastikan jadwal rencana penerbitan obligasi pemerintah tidak berubah. Takaichi menuturkan, pendapatan pajak yang lebih kuat, pendapatan non-pajak, dan perkiraan pengeluaran yang lebih rendah kemungkinan akan menutup kebutuhan sekitar ¥ 3 triliun dari defisit penerbitan obligasi yang telah dijadwalkan untuk diterbitkan hingga Juni.
Hadapi Efek Krisis Timur Tengah, Jepang Siapkan Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemerintah Jepang akan menyiapkan anggaran tambahan sekitar ¥ 3 triliun, atau sekitar Rp 334,70 triliun. Rencana ini menimbulkan kekhawatiran ekspansi fiskal tersebut dapat semakin memperberat keuangan negara, yang saat ini sudah makin tertekan. Reuters melaporkan, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan rencana penambahan anggaran tersebut, Senin (25/5/2026). Takaichi mengatakan anggaran tambahan akan dibiayai oleh obligasi pembiayaan defisit baru. Tapi ia juga menyebut, langkah tersebut dapat diimplementasikan tanpa memengaruhi pasar obligasi. Pemerintah Jepang juga memastikan jadwal rencana penerbitan obligasi pemerintah tidak berubah. Takaichi menuturkan, pendapatan pajak yang lebih kuat, pendapatan non-pajak, dan perkiraan pengeluaran yang lebih rendah kemungkinan akan menutup kebutuhan sekitar ¥ 3 triliun dari defisit penerbitan obligasi yang telah dijadwalkan untuk diterbitkan hingga Juni.
TAG: