Hadapi Tantangan Geopolitik, MSIG Life Lakukan Diversifikasi Portofolio Investasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gejolak geopolitik yang terjadi saat ini turut memengaruhi investasi perusahaan asuransi. 

Director and Chief Transformation Officer PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) Ken Terada Mengatakan bahwa situasi global ini bisa memicu peningkatan volatilitas pasar keuangan yang juga bisa memengaruhi kinerja investasi perusahaan.

"Kondisi geopolitik merupakan faktor eksternal yang tidak dapat dihindari dan dapat memengaruhi kinerja investasi Perusahaan melalui peningkatan volatilitas pasar," katanya kepada Kontan, Jumat (13/3/26).


Baca Juga: BCA Siap Bagikan Dividen Interim hingga Tiga Kali pada 2026

Ken menegaskan perusahaan kini aktif memantau perkembangan pasar dan mencermati dampaknya terhadap portofolio serta tetap mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan tujuan jangka panjang.

Meski begitu, situasi ini dinilai tidak mempengaruhi strategi alokasi aset jangka panjang MSIG Life.

Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, MSIG Life juga melakukan penyesuaian portofolio melalui langkah rebalancing pada beberapa kelas aset. Salah satu instrumen yang menjadi perhatian adalah obligasi pemerintah.

Menurutnya, obligasi pemerintah kini menawarkan imbal hasil lebih menarik seiring kenaikan yield setelah Moody’s dan Fitch menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Namun, secara keseluruhan Ken mengatakan bahwa MSIG Life akan tetap mengedepankan diversifikasi para berbagai kelas aset, baik aset domestik atau global.

Hal itu dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara potensi imbal hasil dengan pengelolaan risiko sesuai kebutuhan perusahaan jangka panjang.

Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025, jumlah investasi MSIG Life mencapai Rp 13,5 triliun. 

Baca Juga: Amartha Sebut Imbal Hasil Investasi di Amartha Prosper Berkisar 6,5% hingga 14%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News