KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mega Perintis Tbk (ZONE) memilih tetap berhati-hati dalam memandang prospek bisnis sepanjang 2026 di tengah tekanan ekonomi global dan pelemahan rupiah. Meski demikian, emiten ritel fesyen ini tetap menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba tahun ini. “ZONE menghadapi situasi ini dengan lebih berhati-hati dengan tetap merencanakan pertumbuhan baik sales maupun profit,” ujar Direktur Utama Mega Perintis, Franxiscus Afat Adinata Nursalim, kepada Kontan.co.id, Selasa (19/5/2026). Ia menilai, ekonomi domestik saat ini masih menghadapi berbagai tantangan yang berasal dari kondisi global, di antaranya dampak perang US dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak dunia serta penguatan dolar AS terhadap rupiah.
Hadapi Tekanan Global, Mega Perintis (ZONE) Hati-Hati Atur Strategi Bisnis pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mega Perintis Tbk (ZONE) memilih tetap berhati-hati dalam memandang prospek bisnis sepanjang 2026 di tengah tekanan ekonomi global dan pelemahan rupiah. Meski demikian, emiten ritel fesyen ini tetap menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba tahun ini. “ZONE menghadapi situasi ini dengan lebih berhati-hati dengan tetap merencanakan pertumbuhan baik sales maupun profit,” ujar Direktur Utama Mega Perintis, Franxiscus Afat Adinata Nursalim, kepada Kontan.co.id, Selasa (19/5/2026). Ia menilai, ekonomi domestik saat ini masih menghadapi berbagai tantangan yang berasal dari kondisi global, di antaranya dampak perang US dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak dunia serta penguatan dolar AS terhadap rupiah.
TAG: