Hadiri Pertemuan Board of Peace, Prabowo Tegaskan Bantuan ke Palestina Signifikan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menghadiri Inaugural Meeting Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, untuk membahas langkah-langkah perdamaian di jalur Gaza. 

Prabowo menekankan bahwa komitmen negara-negara yang tergabung dalam Board of Peace sangat kuat untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

Dia bilang, saat ini aliran bantuan kebutuhan pokok untuk rakyat Gaza telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. 


"Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar, kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai. Sementara saya kira aliran bantuan makan, bantuan kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan pesan lain mengalir deras, kemudian kita lihat rencana-rencana ke depan," ujarnya usai pertemuan tersebut, dikutip dari Sekretariat Presiden, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga: Ada Sektor Baru dalam Kesepakatan Ekonomi RI–AS Usai Prabowo–Trump Bertemu, Apa Saja?

Meski demikian, Prabowo mengingatkan, jalan menuju perdamaian masih penuh dengan tantangan. Menurutnya, perlunya kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang mencoba menggagalkan proses penyelesaian konflik secara menyeluruh.

"Walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statemen singkat saya, saya ingatkan banyak kesulitan masih di depan, banyak hambatan, rintangan, obstacles. Tapi kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina," lanjutnya.

Prabowo mengungkapkan, Indonesia bersama kelompok negara-negara muslim (G8) yang diundang dalam inisiatif ini menegaskan bahwa perdamaian jangka panjang hanya bisa dicapai melalui pengakuan kedaulatan. Ia menekankan pentingnya Two-State Solution sebagai jalan keluar.

"Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-stage solution. Tapi kita juga tegaskan bahwa kita usaha keras. Dan jauh kondisi dan masa depan rakyat Gaza akan jauh lebih baik," tegas Presiden.

Baca Juga: AS-Indonesia Sepakati Perjanjian Dagang, Tarif Impor Tekstil dari RI Akan Jadi 0%

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan, pentingnya menjaga momentum perdamaian ini dari gangguan kelompok-kelompok tertentu.

"Tentunya kita harus waspada, kelompok-kelompok yang ingin selalu menggagalkan penyelesaian menyeluruh, ya pasti ada dari semua pihak," pungkasnya.

Selanjutnya: Tinggalkan Kebijakan Penghematan, PM Jepang Yakinkan Pasar Dengan Janji Fiskal

Menarik Dibaca: 10 Promo Bukber 2026: Ramadhan Makin Nikmat & Hemat di Gokana hingga HokBen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News