Haka Auto Optimistis Penjualan BYD Terus Tumbuh pada Kuartal IV-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dealer kendaraan listrik BYD, Haka Auto, membidik rekor penjualan bulanan pada Oktober 2026. Perusahaan melihat tren permintaan yang meningkat menjadi modal untuk menjaga pertumbuhan bisnis hingga akhir tahun.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil dari pabrik ke dealer pada September 2026 BYD mencatat penjualan  6.031 unit. angka ini berhasil menempati urutan ketiga dari total penjualan yang mencapai 679.020 unit hingga September 2026.

CEO BYD Haka Auto Indonesia Haryadi Kaimuddin mengatakan, perkembangan penjualan hingga Oktober menunjukkan tren positif. Bahkan, realisasi penjualan bulan ini berpotensi menjadi yang tertinggi sepanjang perjalanan bisnis Haka Auto.


Baca Juga: SRAJ Targetkan Gedung Keempat Mayapada Hospital Tangerang Beroperasi Kuartal I-2027

“Berdasarkan perkembangan penjualan hingga saat ini, Oktober berpotensi menjadi bulan dengan pencapaian penjualan tertinggi sepanjang perjalanan Haka Auto,” ujar Haryadi kepada Kontan, Jumat (23/10).

Menurut dia, tren tersebut menunjukkan minat konsumen terhadap kendaraan listrik BYD masih terjaga. Penerimaan pasar juga dinilai semakin kuat seiring upaya perusahaan memperluas jaringan, memperkuat layanan pelanggan, dan mengembangkan strategi pemasaran.

Meski demikian, Haka Auto belum memerinci kontribusi penjualan berdasarkan model kendaraan, realisasi terhadap target perusahaan, maupun pangsa pasar dealer dalam penjualan BYD secara nasional pada September 2026. Perusahaan masih mengacu pada data internal final dan data industri yang terverifikasi untuk memastikan akurasi angka tersebut.

Memasuki kuartal IV-2026, Haka Auto optimistis momentum pertumbuhan penjualan dapat berlanjut. Haryadi memperkirakan tren positif tersebut masih berpeluang berlanjut pada November, meski persaingan di pasar kendaraan listrik semakin ketat dengan masuknya berbagai merek baru, terutama dari China.

Menurut dia, bertambahnya pilihan kendaraan listrik turut mendorong perkembangan pasar melalui peningkatan edukasi konsumen dan penerimaan terhadap teknologi elektrifikasi.

Untuk menjaga pertumbuhan, Haka Auto tidak hanya mengandalkan program promosi maupun insentif pembelian. Perusahaan juga akan memperkuat edukasi mengenai teknologi kendaraan, memperluas interaksi dengan calon pelanggan melalui pameran dan uji kendaran atau test drive, serta memastikan kesiapan jaringan dealer dan layanan purnajual.

Haryadi menambahkan, inovasi teknologi menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat daya saing produk BYD. Salah satunya melalui teknologi Flash Charging yang diperkenalkan pada 14 Oktober 2026, dengan kemampuan pengisian daya ultra cepat pada kendaraan yang kompatibel.

Selain itu, perusahaan akan mengedukasi konsumen mengenai teknologi DM (Dual Mode) yang menggabungkan penggerak listrik dengan mesin berbahan bakar sebagai sumber energi pendukung. 

Teknologi ini dinilai relevan bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas perjalanan, terutama di wilayah dengan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang belum merata.

“Fokus utama kami adalah membangun kepercayaan pelanggan melalui kombinasi produk yang tepat, inovasi teknologi, edukasi yang relevan, dan layanan berkualitas,” kata Haryadi.

Dengan tren penjualan yang meningkat dan penguatan strategi pemasaran, Haka Auto berharap dapat mempertahankan pertumbuhan hingga penghujung 2026. Perusahaan juga menempatkan penguatan pengalaman pelanggan sebagai bagian dari upaya membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: Tunas Baru Lampung (TBLA) Klarifikasi Afiliasi ke Perusahaan Terduga Karhutla

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News