JAKARTA. Paket Kebijakan Ekonomi III yang dirilis pemerintah pekan lalu menjadi angin segar bagi pebisnis maskapai penerbangan di Tanah Air. Pengelola maskapai optimistis, kebijakan pemerintah memangkas harga avtur sebesar 1,5% untuk penerbangan domestik dan 5,33% untuk penerbangan internasional, bisa mengurangi beban mereka di tengah tekanan penguatan dollar Amerika Serikat terhadap mata uang garuda. Achmad Luthfi, Presiden Direktur Batik Air, kepada KONTAN (9/10) menyebut penurunan harga avtur sebagai stimulus yang diberikan pemerintah terhadap industri ini. Maklum saja, industri penerbangan ikut merasakan dampak melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam setahun terakhir, yang menyebabkan daya beli masyarakat terperosok. Namun Lufti tidak merinci seberapa besar efisiensi yang didapatkan dan seberapa besar dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Yang jelas, anggaran pembelian avtur Batik Air mencapai 50% dari anggaran operasionalnya.
Harga avtur turun, cuan maskapai bakal meningkat
JAKARTA. Paket Kebijakan Ekonomi III yang dirilis pemerintah pekan lalu menjadi angin segar bagi pebisnis maskapai penerbangan di Tanah Air. Pengelola maskapai optimistis, kebijakan pemerintah memangkas harga avtur sebesar 1,5% untuk penerbangan domestik dan 5,33% untuk penerbangan internasional, bisa mengurangi beban mereka di tengah tekanan penguatan dollar Amerika Serikat terhadap mata uang garuda. Achmad Luthfi, Presiden Direktur Batik Air, kepada KONTAN (9/10) menyebut penurunan harga avtur sebagai stimulus yang diberikan pemerintah terhadap industri ini. Maklum saja, industri penerbangan ikut merasakan dampak melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam setahun terakhir, yang menyebabkan daya beli masyarakat terperosok. Namun Lufti tidak merinci seberapa besar efisiensi yang didapatkan dan seberapa besar dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Yang jelas, anggaran pembelian avtur Batik Air mencapai 50% dari anggaran operasionalnya.