Harga bahan baku menekan kinerja Asiaplast Industries



KONTAN.CO.ID - TANGERANG. PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) membukukan rugi bersih tahun 2017 sebesar Rp 1,33 miliar. Padahal pada tahun sebelumnya perusahaan masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp 12,91 miliar.

Pendapatan APLI sepanjang tahun 2017 mencapai Rp 382,23 miliar atau naik 10% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 347,20 miliar.

Seiring pertumbuhan pendapatan, beban pokok penjualan APLI juga naik pada 2017 menjadi Rp 327,12 miliar dari tahun sebelumnya Rp 286,21 miliar. 


Mengenai hal itu, Direktur Utama APLI, Wilson Agung Pranoto menjelaskan  perusahaan mencatatkan rugi lantaran beban usaha dan beban pokok penjualan yang meningkat.

"Dipengaruhi juga harga bahan baku yang meningkat," katanya dalam Public Expose Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) APLI pada Kamis (31/5).

Adapun, jumlah aset perseroan pada akhir tahun lalu sebesar Rp 398,69 miliar, meningkat 4% dibandingkan aset 2016 sebesar Rp 382,46 miliar. Aset terdiri dari aset lancar sebesar Rp 126,40 miliar, aset tetap Rp 261,13 miliar, dan aset lainnya sejumlah Rp 11,16 miliar.

Sedangkan, untuk liabilitas pada 2017 bertambah menjadi Rp 171, 51 miliar dari tahun sebelumnya sejumlah Rp 116,72 miliar. Liabilitas 2017 terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 73,63 miliar, liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp 12, 53 miliar, dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 85,34 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto