JAKARTA. Harga bahan baku tekstil seperti kapas dan serat sintetis mulai naik secara progresif mulai pertengahan Januari hingga saat ini mencapai 10%. Bila di awal Januari harga mencapai US$ 344,29 per bales, kini harga kapas di awal April mencapai US$ 344,49 per bales. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat bilang kenaikan harga minyak dunia yang signifikan mempengaruhi kenaikan harga bahan baku tekstil. Sehingga hal ini menambah biaya produksi yang dilakukan oleh pelaku industri. Dia bilang kenaikan harga minyak dunia memang mempengaruhi harga bahan baku tekstil untuk industri tekstil di dalam negeri. Pasalnya kenaikan harga minyak tersebut terkait pasokan bahan baku yang masih diimpor dari negara lain seperti Amerika Serikat. Sehingga kenaikan harga minyak dunia ini mendorong peningkatan biaya distribusi, dan akhirnya memicu kenaikan harga bahan baku tekstil.
Harga bahan baku tekstil terus naik
JAKARTA. Harga bahan baku tekstil seperti kapas dan serat sintetis mulai naik secara progresif mulai pertengahan Januari hingga saat ini mencapai 10%. Bila di awal Januari harga mencapai US$ 344,29 per bales, kini harga kapas di awal April mencapai US$ 344,49 per bales. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat bilang kenaikan harga minyak dunia yang signifikan mempengaruhi kenaikan harga bahan baku tekstil. Sehingga hal ini menambah biaya produksi yang dilakukan oleh pelaku industri. Dia bilang kenaikan harga minyak dunia memang mempengaruhi harga bahan baku tekstil untuk industri tekstil di dalam negeri. Pasalnya kenaikan harga minyak tersebut terkait pasokan bahan baku yang masih diimpor dari negara lain seperti Amerika Serikat. Sehingga kenaikan harga minyak dunia ini mendorong peningkatan biaya distribusi, dan akhirnya memicu kenaikan harga bahan baku tekstil.