JAKARTA. Inflasi bulan Oktober tampaknya akan terkendali, khususnya yang bersumber dari bahan makanan pokok. Sebab,mayoritas harga bahan pokok yang stabil, bahkan cenderung turun di Oktober. Namun, pemerintah mesti waspada harga beras dan cabai yang cenderung naik. Kementerian Perdagangan (Kemdag) mencatat, harga cabai merah keriting rata-rata naik 24,2%, dari Rp 18.659,4 per kg pada September menjadi Rp 23.174,9 per kg pada Oktober. Di hari-hari terakhir bulan Oktober ini, harga cabai merah keriting mencapai Rp 25.000 per kg. Kenaikan harga cabai merah biasa juga cukup tinggi, yakni menanjak 14,44% dari Rp 19.008,35 per kg pada September menjadi Rp 21.753,85 per kg di Oktober. Petugas Pusat Data dan Informasi Pasar Induk Sayuran dan Buah Kramat Jati Suminto mengatakan, harga cabai bertahan tinggi akibat permintaan dari luar daerah yang membeludak melampaui pasokan. “Pasokan hari ini 215 ton. Tapi harga tetap tinggi karena permintaan juga sangat tinggi,” kata Suminto.Daerah-daerah yang menyerap pasokan cabai merah dari Jawa misalnya Medan, Padang, Pangkal Pinang, Batam, dan Bangka Belitung.
Harga bahan pokok stabil kecuali cabai dan beras
JAKARTA. Inflasi bulan Oktober tampaknya akan terkendali, khususnya yang bersumber dari bahan makanan pokok. Sebab,mayoritas harga bahan pokok yang stabil, bahkan cenderung turun di Oktober. Namun, pemerintah mesti waspada harga beras dan cabai yang cenderung naik. Kementerian Perdagangan (Kemdag) mencatat, harga cabai merah keriting rata-rata naik 24,2%, dari Rp 18.659,4 per kg pada September menjadi Rp 23.174,9 per kg pada Oktober. Di hari-hari terakhir bulan Oktober ini, harga cabai merah keriting mencapai Rp 25.000 per kg. Kenaikan harga cabai merah biasa juga cukup tinggi, yakni menanjak 14,44% dari Rp 19.008,35 per kg pada September menjadi Rp 21.753,85 per kg di Oktober. Petugas Pusat Data dan Informasi Pasar Induk Sayuran dan Buah Kramat Jati Suminto mengatakan, harga cabai bertahan tinggi akibat permintaan dari luar daerah yang membeludak melampaui pasokan. “Pasokan hari ini 215 ton. Tapi harga tetap tinggi karena permintaan juga sangat tinggi,” kata Suminto.Daerah-daerah yang menyerap pasokan cabai merah dari Jawa misalnya Medan, Padang, Pangkal Pinang, Batam, dan Bangka Belitung.