KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara dunia telah menembus level US$ 130 per ton, ditengah ketidakpastian pasar energi global, terutama setelah harga minyak WTI melonjak di atas US$ 100 akibat eskalasi konflik geopolitik. Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai pemerintah Indonesia cenderung tidak hanya melihat peluang peningkatan penerimaan negara dari ekspor, tetapi juga mempertimbangkan aspek ketahanan energi domestik. Dia bilang Indonesia sendiri merupakan net importer minyak sehingga lonjakan harga energi global berpotensi meningkatkan risiko inflasi dan meningkatkan biaya impor energi bagi perekonomian domestik.
Harga Batubara Tembus US$ 130 per Ton, Pemerintah Kendalikan Produksi Lewat RKAB
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara dunia telah menembus level US$ 130 per ton, ditengah ketidakpastian pasar energi global, terutama setelah harga minyak WTI melonjak di atas US$ 100 akibat eskalasi konflik geopolitik. Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai pemerintah Indonesia cenderung tidak hanya melihat peluang peningkatan penerimaan negara dari ekspor, tetapi juga mempertimbangkan aspek ketahanan energi domestik. Dia bilang Indonesia sendiri merupakan net importer minyak sehingga lonjakan harga energi global berpotensi meningkatkan risiko inflasi dan meningkatkan biaya impor energi bagi perekonomian domestik.