KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dinilai dapat memicu risiko inflasi pangan (volatile foods). Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), Rahma Gafmi mengatakan, dampak kenaikan harga BBM non-subsidi secara langsung tak akan begitu drastis, mengingat penggunaannya didominasi masyarakat kelas menengah-atas. Namun, secara tak langsung, Rahma mencermati risiko yang lebih besar muncul dari transmisi ke harga pangan.
Harga BBM Naik, Inflasi Pangan Diroyeksi Tembus 6% di April 2026, Cek Pemicunya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dinilai dapat memicu risiko inflasi pangan (volatile foods). Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), Rahma Gafmi mengatakan, dampak kenaikan harga BBM non-subsidi secara langsung tak akan begitu drastis, mengingat penggunaannya didominasi masyarakat kelas menengah-atas. Namun, secara tak langsung, Rahma mencermati risiko yang lebih besar muncul dari transmisi ke harga pangan.
TAG: