KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi memicu kekhawatiran migrasi konsumen ke BBM subsidi atau Pertalite (RON 90). Pemerintah mewanti-wanti agar masyarakat kelas atas tidak mengambil jatah subsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tidak mampu. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menekankan bahwa BBM subsidi harus tepat sasaran. Ia meminta pejabat hingga kalangan mampu untuk tetap menggunakan BBM non subsidi meskipun terjadi penyesuaian harga. "Saya cuma sampaikan saja BBM subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berhak. Jangan (orang-orang seperti) saya, Dirjen, Wamen, karena harga BBM RON 98 naik tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerima itu. Apa enggak malu kita?" ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Harga BBM Non Subsidi Naik, Bahlil Ingatkan Konsumen Mampu Jangan Serobot Pertalite
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi memicu kekhawatiran migrasi konsumen ke BBM subsidi atau Pertalite (RON 90). Pemerintah mewanti-wanti agar masyarakat kelas atas tidak mengambil jatah subsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tidak mampu. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menekankan bahwa BBM subsidi harus tepat sasaran. Ia meminta pejabat hingga kalangan mampu untuk tetap menggunakan BBM non subsidi meskipun terjadi penyesuaian harga. "Saya cuma sampaikan saja BBM subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berhak. Jangan (orang-orang seperti) saya, Dirjen, Wamen, karena harga BBM RON 98 naik tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerima itu. Apa enggak malu kita?" ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).